Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Penyesalan Pelatih CAHN Mano Polking Usai Kalah dari PSM Makassar, Juku Eja Patut Waspada Leg Kedua

CAHN harus merasakan kekalahan 0-1 dari PSM Makassar di leg pertama semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
Instagram Cong An Ha Noi FC @cahn_fc dan official PSM Makassar 
PSM MAKASSAR - Pelatih Cong An Ha Noi (CAHN) FC, Alexandre Mano Polking (kiri) dan duel striker PSM Makassar, Nermin Haljeta dengan pemain CAHN (kanan) di leg pertama semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Rabu (2/4/2025) malam. PSM Makassar menang 1-0 atas CAHN. 

TRIBUNPAREPARE.COM, BACUKIKICong An Ha Noi (CAHN) FC pulang dengan tangan kosong dari lawatan ke markas PSM Makassar, Stadion BJ Habibie, Parepare, Rabu (2/4/2025) malam.

CAHN harus merasakan kekalahan 0-1 dari PSM Makassar di leg pertama semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.

Gol tunggal kemenangan PSM Makassar disarangkan oleh Yuran Fernandes di menit 80.

Saat sesi konferensi pers usai pertandingan, Pelatih CAHN, Alexandre Mano Polking merasa dihukum dengan kekalahan dialami dari PSM Makassar.

Ia menuturkan, penampilan anak asuhnya sangat bagus di babak pertama. Banyak peluang berhasil diciptakan.

Baca juga: Reza Arya Cedera Lagi, Apa Langkah PSM Makassar?

Bahkan, satu penalti diperoleh, tetapi gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Setelah itu peluang demi peluang masih mampu dibukukan.

Peluang tersebut berbuah gol sekira 200 hingga 30 persen. Namun, tak mampu merobek gawang PSM Makassar.

“Sepak bola memang seperti itu, jika Anda tidak memenangkan pertandingan saat anda memiliki peluang, biasanya Anda akan selalu dihukum dan itulah yang terjadi (kepada CAHN),” tuturnya.

Kemudian di babak kedua, kata Mano Polking, PSM Makassar tampil lebih baik. Mereka mencetak gol dan menciptakan beberapa peluang.

Ia mengaku kekalahan diraih ini tak sesuai target diinginkan. Paling tidak hasil seri ingin dibawa pulang demi memudahkan langkah di leg kedua nantinya.

“Saya hanya percaya bahwa kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik hari ini untuk melaju ke pertandingan kedua, tetapi sayangnya kami tidak mendapatkannya,” akunya.

Meski begitu, eks Pelatih Timnas Thailand ini tak ingin larut dalam kekalahan.

Ia bertekad bangkit di leg kedua saat bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam pada Rabu (30/4/2025).

Timnya hanya perlu mencetak satu gol di kandang atau dua gol untuk melaju ke final turnamen antar klub Asia Tenggara ini.

“Fokus sepenuhnya pada pertandingan kedua, percaya bahwa kami masih memiliki segalanya di tangan kami. Kita akan memainkannya di kandang sendiri dalam beberapa minggu. Kita memiliki penggemar di pihak kita,” tutupnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved