Indonesia vs Australia
Indonesia Dihajar 5 Gol, Penonton Teriakkan Nama Shin Tae Yong
kekalahan itu tidak membuat para supporter kehilangan kecintaan pada skuad timnas. Di akhir pertandingan mereka tetap masih tinggal
Oleh: Syamsul A Ghalib
Dosen UIN Alauddin Melalorkan dari Sidney
TRIBUN-TIMUR.COM - Ribuan pendukung timnas Indonesia memenuhi Lapangan Allianz Stadium di Sydney tempat digelarnya pertandingan kualifikasi piala dunia antara Australia melawan Indonesia.
Para suporter Indonesia ini tidak hanya berasal dari Sydney namun juga berasal dari kota-kota lain di Australia seperti Melbourne, Perth, Adelaide dan juga Canberra. Bahkan beberapa suporter sengaja datang langsung dari Indonesia.
Jadwal pertandingan yang dilaksanakan di bulan Ramadhan menjadikan banyak suporter yang akhirnya menunggu waktu berbuka dahulu sebelum masuk ke dalam stadion Mereka berkumpul di luar stadion sambil menunggu buka puasa dan juga Shalat Magrib.
Di awal pertandingan riuh suporter Indonesia mendominasi riuh suara pendukung tuan rumah. Bahkan lagu Indonesia Raya terasa lebih menggema dibanding ketika lagu kebangsaan Australia, Advance Australia Fair, dinyanyikan.
Harapan Indonesia muncul di awal babak pertama ketika Indonesia mendapatkan tendangan pinalti. Sayang, pinalti itu gagal dikonversi menjadi goal oleh Kevin Diks Bakabessy karena menghantam mistar gawang.
Tidak lama berselang, giliran Australia yang juga mendapatkan pinalti. Berbeda dengan pinalti Indonesia, tendangan pinalti yang diperoleh Asutralia berhasil dikonversi menjadi gol. Itu adalah gol pertama dari empt gol lainnya yang berhasil disarangkan ke gawang Indonesia. Indonesia sendiri berhasil memperkecil kedudukan melalui goal hasil sepakan Ole Romeny.
Optimisme penonton Indonesia yang terlihat menjelang pertandingan dan harapan Indonesia dapat membawa pulang poin dari Australia pun sirna. Digadang-gadang akan memberikan sentuhan yang akan mengantarkan Indonesia ke babak final piala dunia, pemain asuhan pelatih baru Patrick Kluivert justru takluk dari Australia 5-1.
Kekecewaan itu terlihat jelas dengan diteriakkannya nama Shin Tae yong di menit menit akhir menjelang pertandingan dari arah tribun penonton.
Meskipun demikian, kekalahan itu tidak membuat para supporter kehilangan kecintaan pada skuad timnas. Di akhir pertandingan mereka tetap masih tinggal dan memberikan standing ovation ke pada para pemain timnas yang telah berjuang.
Meski berat. Peluang menembus Piala Dunia 2026 tetap masih ada.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.