Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Muhammadiyah

Muhammadiyah Ormas Agama Terkaya Keempat di Dunia

Organisasi Masyarakat (Ormas) Muhammadiyah masuk dalam 10 organisasi keagamaan terkaya di dunia. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muh Hasim Arfah
Dok seasia.stats
ORGANISASI TERKAYA- Organisasi Masyarakat (Ormas) Muhammadiyah masuk dalam 10 organisasi keagamaan terkaya di dunia. Muhammadiyah berada pada posisi keempat.  

TRIBUN-TIMUR.COM- Organisasi Masyarakat (Ormas) Muhammadiyah masuk dalam 10 organisasi keagamaan terkaya di dunia. 

Muhammadiyah berada pada posisi keempat. 

Nilai kekayaan Muhammadiyah mencapai $27,96 miliar atau sekitar Rp462 triliun. 

Data itu dari akun @seasia.stats mengungkap beragam agama yang memiliki aset finansial yang signifikan.

Seasia.co adalah sumber utama independen dan tepercaya dari Good News from Southeast Asia.

Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memimpin daftar dengan selisih yang cukup besar, dengan perkiraan kekayaan sebesar $265,0 miliar. 

Mewakili agama Kristen, kepemilikan substansial organisasi ini menempatkannya sebagai entitas keagamaan terkaya.

Gereja Katolik di Jerman berada di posisi kedua, dengan kekayaan berkisar antara $47,24 miliar dan $265,62 miliar. 

Tirumala Tirupati Devasthanams (TTD), sebuah organisasi Hindu, menempati posisi ketiga dengan $31,11 miliar. 

Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam Sunni, berada di peringkat keempat dengan $27,96 miliar, yang menunjukkan keberadaan finansial organisasi Islam yang signifikan.

Gereja Katolik di Australia dan Gereja Katolik di Prancis juga masuk dalam 10 besar, masing-masing dengan $23,25 miliar dan $23 miliar. 

Organisasi penting lainnya dalam 10 besar termasuk Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ($15,6 miliar), Gereja Inggris ($13,84 miliar), Gereja Swedia ($11,41 miliar), dan Gereja Trinity ($6,0 miliar). 

Organisasi-organisasi ini mewakili berbagai denominasi Kristen, yang menyoroti lanskap kekayaan agama yang beragam.

Data ini memberikan gambaran sekilas tentang skala finansial beberapa organisasi keagamaan besar di dunia, yang menggarisbawahi pengaruh ekonomi mereka yang signifikan di tingkat global. 

Penting untuk dicatat bahwa angka-angka ini merupakan perkiraan berdasarkan informasi yang tersedia dan mungkin tidak mewakili gambaran finansial lengkap dari organisasi-organisasi ini.

Tentang Muhammadiyah 

Muhammadiyah secara resmi bernama Persyarikatan Muhammadiyah, adalah organisasi keagamaan Islam non-pemerintah di Indonesia dan salah satu yang terbesar di negara itu.

Muhammadiyah atau Moehammadijah adalah nama gerakan Islam yang lahir di Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah).

Pendiri Muhammadiyah adalah seorang kyai yang dikenal alim, cerdas, dan berjiwa pembaru, yakni Kyai Haji Ahmad Dahlan, yang sebelumnya atau nama kecilnya bernama Muhammad Darwisy.

Muhammadiyah menganjurkan dibukanya keran ijtihad sebagai bentuk penyesuaian detail hukum Islam dengan perkembangan jaman dengan Ideologi mengedepankan Pancasila di bawah payung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini merupakan antitesis dari pemikiran kebanyakan muslim di masa kolonial yang mencukupkan diri dengan ijtihad ulama 4 mazhab dan menutup diri dari kemungkinan pembaharuan ijtihad.

Muhammadiyah memainkan peran penting dalam perluasan doktrin teologis salafi di Indonesia.

Salafiyah merupakan gerakan reformasi di dalam Islam Sunni.

Sejak didirikan, Muhammadiyah telah mengadopsi platform reformis yang memadukan pendidikan agama dan pendidikan modern, terutama sebagai cara untuk mempromosikan mobilitas Muslim ke atas menuju komunitas 'modern' dan untuk memurnikan Islam Indonesia dari praktik sinkretis lokal.

Sebagai organisasi modernis, Muhammadiyah masih terus mendukung budaya lokal dan mempromosikan toleransi beragama di Indonesia, sementara beberapa perguruan tinggi sebagian besar dimasuki oleh non-Muslim, terutama di provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Kelompok ini juga menjalankan rantai besar rumah sakit amal, dan mengoperasikan 162 perguruan tinggi hingga saat ini.[9]

Pada tahun 2019, Muhammadiyah dianggap sebagai organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia dengan 60 juta anggota.[5] Meskipun para pemimpin dan anggota Muhammadiyah sering terlibat aktif dalam membentuk politik di Indonesia, Muhammadiyah bukanlah sebuah partai politik. Muhammadiyah lebih mengabdikan dirinya untuk kegiatan sosial dan pendidikan.

Amal Usaha

Pendidikan
Sekolah luar biasa (SLB) Muhammadiyah berjumlah 71
TK/TPQ Muhammadiyah berjumlah 20.233
SD/MI Muhammadiyah berjumlah 2.817
SMP/MTs Muhammadiyah berjumlah 1.826
SMA/SMK/MA Muhammadiyah berjumlah 1.407
Pondok Pesantren Muhammadiyah berjumlah 440
Perguruan Tinggi Muhammadiyah berjumlah 173

Kesehatan

Rumah Sakit Umum dan Bersalin Muhammadiyah/Aisyiyah berjumlah 120
Balai Kesehatan Ibu dan Anak berjumlah 57
Balai Kesehatan Masyarakat berjumlah 120
Balai Pengobatan berjumlah 122
Apotek berjumlah 154
Klinik Kesehatan 248
Rehabilitasi Cacat 82

Sosial

Panti Asuhan 1.012
Panti Jompo 54
Balai Kesejahteraan Sosial berjumlah 23
Santunan (keluarga, wreda/manula, kematian) berjumlah 30
BPKM (Balai Pendidikan dan Keterampilan Muhammadiyah) berjumlah 378

Ekonomi

Baitut Tamwil Muhammadiyah berjumlah 132
Perusahaan 27
Koperasi/Bank Syari'ah Muhammadiyah berjumlah 762

Agama

Masjid berjumlah 11.473
Musholla berjumlah 8.725
Tanah Wakaf 214.742.677 meter persegi (data Simam 09/2023)

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved