Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Kapan Malam Lailatul Qadar? Berikut Amalan Bisa Dikerjakan

Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Ari Hikmawati, menjelaskan sebagaimana dalam surat Al Qadar, ayat yang merujuk pada Lailatul Qadar.

Editor: Sudirman
DOK TRIBUN TIMUR
RAMADHAN - Keistimewaan bulan Ramadhan yaitu adanya malam Lailatul Qadar. Sejumlah amalan bisa dilakukan saat malam Lailatul Qadar. 

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Secara keseluruhan, keistimewaan Malam Lailatul Qadar sudah dijelaskan melalui Surat Al Qadr.

Keistimewaan yang pertama adalah ketetapan atau penentuan, artinya pada bulan Ramadan, tepat pada malam Lailatul Qadar Allah menetapkan ketentuan-ketentuan untuk manusia.

Kedua, Lailatul Qadar berarti kemuliaan, banyak kemuliaan-kemuliaan yang terjadi, satu di antaranya yakni malam turunnya Al-Quran.

Makna malam seribu bulan, artinya malam yang lebih baik daripada malam-malam yang lain.

Ketiga, Lailatul Qadar diartikan sempit.

Kata sempit di sini diartikan bahwa bumi ini sempit saat Lailatul Qadar karena para malaikat turun ke Bumi yang seakan-akan bumi ini sempit.

 Lantas, kapan Malam Lailatul Qadar itu?

"Nah ini yang tidak bisa ditentukan tanggalnya, banyak hadist yang menyebutkan adalah sepuluh hari terakhir dan diutamakan di hari ganjil," jelas Ari Hikmawati.

"Tidak disebutkan tanggal yang pasti karena untuk kita menjemput bukan istilahnya menghadang," tambahnya.

Amalan di Malam Lailatul Qadar

Adapun amalan yang dicontohkan Rasulullah ketika malam Lailatul Qadar adalah melaksanakan iktikaf di masjid.

"Harus banyak membaca doa di antaranya adalah Allahhumma innaka 'afuwwun, Tuhibbul 'afwa, Fa'fu 'anni, Rabbana atina fiddunya hasanah, Wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar," ujar Ari Hikmawati.

Selain itu, perbanyak sedekah, berdoa, bersolawat, dan salat.

"Lailatul Qadar tentunya akan diterima bagi mereka yang sudah mempunyai hati yang bersih, 20 pertama puasa merupakan salah satu upaya kita untuk membersihkan hati, maka untuk 10 hari terakhir kita berharap untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar," paparnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved