Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1

Misi Bangkit PSM Makassar, Putus Tren Buruk di Markas Persik Kediri

 PSM Makassar ingin bangkit dan putus tren buruk di markas Persik Kediri. Laga Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Selasa (11/3).

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
PSM Makassar
KEJAR BOLA – Penyerang sayap PSM Makassar, Rizky Eka, saat mengejar bola yang dikawal pemain Persik Kediri di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (4/11/2024). PSM Makassar diminta bangkit saat lawan Persik di pertemuan kedua di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/3/2025) malam. 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR – Skuad PSM Makassar mengusung misi bangkit dan putus tren buruk saat melawan Persik Kediri pada pekan 27 Liga 1 2024/2025. 

PSM Makassar akan menantang Persik di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (11/3/2025) pukul 21.30 Wita.

PSM Makassar dalam situasi yang tidak mudah untuk menghadapi Persik. 

Tim berjuluk Juku Eja ini baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada Jumat (7/3/2025) malam. 

Ditambah lagi, PSM Makassar tak pernah menang dalam dua musim terakhir jika bermain sebagai tamu di markas Persik. 

Mereka dua kali hanya membawa pulang satu poin.

Drama dan keputusan wasit yang merugikan selalu dialami oleh klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini. 

Seperti pada pertemuan pertama musim 2022/2023, Jumat (2/9/2022), ketika PSM harus bermain dengan 10 pemain di akhir babak pertama setelah Willem Jan Pluim diganjar kartu merah karena dianggap mengeluarkan kata-kata tak pantas kepada wasit. 

Pertandingan itu berakhir imbang 0-0.

Kemudian pada musim 2023/2024, drama kembali terjadi. Pada pertandingan Senin (18/12/2023), pertandingan sempat terhenti satu jam akibat perubahan keputusan wasit Yudi Nurcahya yang mengesahkan gol PSM Makassar yang dicetak Yuran Fernandes pada menit 86. 

Sundulan Yuran sempat ditepis kiper Persik, Dikri Yusron, namun wasit melanjutkan permainan. 

Setelah berkonsultasi dengan asisten wasit 1, gol itu akhirnya disahkan. 

Setelah perdebatan panjang, pertandingan dilanjutkan dengan skor 1-1, setelah Persik membalas melalui Kelly Sroyer pada menit 93.

Pada saat gol tersebut tercipta, PSM Makassar sudah tak diperkuat Yuran Fernandes dan tanpa pelatih kepala, Bernardo Tavares, yang tengah mengejar penerbangan pulang ke Portugal.

Pengamat sepak bola, Toni Ho, meminta PSM Makassar benar-benar menyiapkan mental dengan baik. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved