Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nursanti Ditangkap

Ditangkap dan Ditarik Polisi, Ex Calon Bupati Sinjai Nursanti: Bukanka' Teroris Bukanka' Pencuri

 Kepolisian menangkap Daftar Pencarian Orang, sekaligus mantan calon bupati Sinjai 2024, Hj Nursanti. 

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
dok pribadi/facebook Sinjai Update
NURSANTI DITANGKAP- Kepolisian menangkap Daftar Pencarian Orang, sekaligus mantan calon bupati Sinjai 2024, Hj Nursanti. Viral di media sosial Facebook video dari reels Facebook Sinjai.Updates, Sabtu (8/3/2024), Nursanti dijemput paksa pihak kepolisian. 

TRIBUN-TIMUR.COM-  Kepolisian menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO), sekaligus mantan calon bupati Sinjai 2024, Hj Nursanti

Viral di media sosial Facebook video dari reels Facebook Sinjai.Updates, Sabtu (8/3/2024), Nursanti dijemput paksa pihak kepolisian. 

Dalam video terlihat Nursanti berteriak-teriak tak mau dibawa polisi yang sudah berkerumun.

Ia mengatakan tidak pantas dijemput paksa karena dirinya bukan pelaku kejahatan besar.

"Bukan ka teroris pak, bukan ka pencuri," teriaknya dikutip Tribun, Minggu (9/3/3025). 

Seorang perempuan mencoba untuk berdiskusi. 

Namun polisi langsung menimpali. 

"Hee...jangan menghalang-halangi penyidikan," kata polisi kepada perempuan berbaju blus hitam. 

Keterangan video menjelaskan bawah dirinya ditangkap karena kasus dugaan penipuan dan penggelapan soal kerjasama perusahaan tambang.

Sebelumnya diberitakan Hj Nursanti sempat ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sulsel.

Hal tersebut tertuang dalam surat daftar pencarian orang nomor: DPO/II/II/RES.1.11/2025/Ditreskrimum. 

Nama Hj Nursanti masuk DPO Polda Sulsel karena tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

“Betul, Nursanti masuk DPO Polda Sulsel,” kata AKBP Yerlin Kate kepada Tribun-Timur.com, Selasa (25/2/2025).

Namun AKBP Yerlin tidak mengungkapkan modus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hj Nursanti.

Sebelumnya Hj Nursanti juga dilaporkan di Polres Sinjai soal kasus utang piutang.

Ia dilaporkan gegara utang Rp64,4 juta ke penyedia jasa CV Delapan EO.

Utang Hj Nursanti itu saat kampanye akbar di Lampangan Gelora Lappa, Kamis (21/11/2024) lalu.

Direktur CV  Delapan EO, Affandi Riswan Anshar mengungkap awalnya utang Nursanti mencapai Rp234,4 juta.

Affandi mengaku muak dengan sikap Hj Nursanti yang tak kunjung menyelesaikan utangnya. 

Sebelumnya, Hj Nursanti kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Pasalnya Hj Nursanti kini ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sulsel.

Hal tersebut tertuang dalam surat daftar pencarian orang nomor: DPO/II/II/RES.1.11/2025/Ditreskrimum. 

Nama Hj Nursanti masuk DPO Polda Sulsel karena tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

“Betul, Nursanti masuk DPO Polda Sulsel,” kata AKBP Yerlin kepada TribunTimur, Selasa (25/2/2025).

Namun AKBP Yerlin tidak mengungkapkan modus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hj Nursanti.

Sebelumnya Hj Nursanti juga dilaporkan di Polres Sinjai soal kasus utang piutang.

Ia dilaporkan gegara utang Rp64,4 juta ke penyedia jasa CV Delapan EO.

Utang Hj Nursanti itu saat kampanye akbar di Lampangan Gelora Lappa, Kamis (21/11/2024) lalu.

Direktur CV  Delapan EO, Affandi Riswan Anshar mengungkap awalnya utang Nursanti mencapai Rp234,4 juta.

Affandi mengaku muak dengan sikap Hj Nursanti yang tak kunjung menyelesaikan utangnya.

Karenanya, Affandi melaporkan persoalan ini ke polisi.

“Saya sudah capek dikaji terus sampai saat ini belum diselesaikan makanya saya sudah melapor ke Polres Sinjai tadi siang,” ujarnya.

Diketahui pada Pilkada Sinjai 2024 Hj Nursanti blak-blakan menyiapkan dana Rp30 miliar untuk mentang tiga paslon lainnya.

Nursanti berpasangan dengan mantan Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal dengan akronim (SANTUN).

Meski punya dana besar, Nursana nyatanya kalah.

Paslon nomor urut 3 ini hanya mendapat suara 717 suara atau yang terendah dari paslon lainnya.

Gembar-gembor Punya Modal Rp30 Miliar Maju Pilkada Sinjai

Inilah sosok Hj Nursanti, calon bupati Sinjai dalam Pilkada serentak 2024 gagal terpilih.

Nursanti berpasangan dengan mantan Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal dengan akronim (SANTUN).

Paslon nomor urut 3 ini hanya mendapat suara 717 di Pilkada.

Hj Nursanti bahkan menyiapkan Rp30 miliar untuk menantang tiga paslon lain yang maju calon Bupati Sinjai.

Selain modal, ada sosok berpengaruh di balik majunya Hj Nursanti di Pilkada Sinjai.

Juru Bicara Haji Nursanti Andi Mappananrang Rachman menuturkan Nursanti didorong temannya sesama pengusaha tambang maju Pilkada.

“Niat baik Nursanti maju calon bupati sinjai tidak lepas dari dukungan teman-teman di tambang saat ini,” katanya, Kamis (6/6/2024) lalu.

“Sebagai seorang wanita tangguh sosok yang paling mendukung untuk maju adalah keluarga sendiri dan teman di lingkungan kerja sebagai pengusaha tambang,” lanjutnya.

Sayang, ia tak menyebut identitas sosok rekan yang dimaksud.

“Yang jelas sosok di belakang Nursanty merupakan pengusaha tambang di Morowali dan beberapa pengusaha tambang khusus dari Kalimantan Selatan,” katanya.

Lantas, seperti apa sosok Hj Nursanti?

Nursanti lahir dari keluarga sederhana.

Ayahnya seorang kepala sekolah dan ibu seorang dokter di RS Pelamonia Makassar.

Sejak kecil anak tunggal ini selalu dididik untuk menjadi perempuan yang mandiri.

Masa remaja Nursanti banyak diisi di dunia otomotif termasuk pebalap road race wanita di Sulsel saat itu.

Hj Nursanti merupakan pengusaha tambang.

Ia lahir di Kota Makassar 23 Maret 1982.

Hj Nursanti asal Kabupaten Kolaka.

Ia tercatat sebagai pemilik  PT GKS Pertambangan Kolaka.

Hj Nursanti gagal melenggang ke DPRD Sinjai.

Ia mempunyai tiga anak.

Anak pertama Nur Fadillah menempuh pendidikan di Universitas Trisakti jurusan Kedokteran.

Kedua Muh Anugrah menempuh pendidikan di SMA Taruna Magelang.

Ketiga, Restu Wulandari, masih duduk di bangku kelas tiga SD Athirah Makassar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved