Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

Taktik Baru PSM Makassar Lawan Persebaya Tak Efektif

PSM Makassar terpaksa takluk 0-1 dari Persebaya. Taktik baru dengan dua striker tidak efektif, Asisten Pelatih siap evaluasi.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rachmat Ariadi/Tribun Timur
 UBAH TAKTIK – Pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung (kiri) dan Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin saat konferensi pers di Ruang Media Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (7/3/2025) malam. Ahmad Amiruddin mengungkap alasan mengubah taktik PSM saat melawan Persebaya. 

TRIBUNPAREPARE.COM, BACUKIKI - Taktik berbeda diterapkan PSM Makassar saat dikalahkan Persebaya 0-1 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (7/3/2025) malam.

PSM Makassar tampil dengan formasi 4-1-4-1, menurunkan dua striker, yakni Balotelli dan Nermin Haljeta.

Kali ini, serangan PSM sepenuhnya dipercayakan kepada Balotelli untuk menembus pertahanan kokoh Persebaya, sementara Nermin Haljeta diposisikan melebar ke sayap kiri.

Namun, taktik ini tidak berjalan efektif. Persebaya mampu menghentikan kedua striker tersebut dengan solidnya lini pertahanan yang dijaga oleh Slavko Damjanovic dan Dime Dimov.

Kondisi ini berbeda dengan taktik yang diterapkan saat PSM menang 3-1 atas Madura United pada Minggu (2/3/2025). 

Saat itu, PSM menggunakan formasi 4-3-3 dan menempatkan Nermin Haljeta sebagai striker tunggal, yang terbukti efektif dengan kontribusi dua gol dari pemain asal Slovenia tersebut.

Nermin Haljeta sangat fleksibel dalam pergerakannya saat ditempatkan sebagai ujung tombak. Namun, ketika dimainkan di sayap, ia kesulitan untuk memberikan kontribusi maksimal.

Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan alasan perubahan taktik dalam pertandingan melawan Persebaya. 

Ia mengatakan, perubahan ini berdasarkan analisis tim pelatih yang melihat kekuatan dua bek tengah Persebaya yang tinggi.

"Kita tahu mereka punya dua bek tengah yang tinggi, makanya kita coba mengeksplor dengan coba memasang Balotelli dan Nermin Haljeta bersamaan," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Namun, Ahmad Amiruddin mengakui ada beberapa skema yang tidak berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk memperbaiki kinerja tim ke depannya.

"Ada beberapa skema tidak jalan. Mungkin ini jadi bahan evaluasi kami ke depannya untuk tim ini progresnya lebih bagus," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved