Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jumat Curhat, Warga Maros Keluhkan Balapan Liar hingga Pengamen di Lampu Merah

Tokoh masyarakat A. Ilham Najamuddin mengaku khawatir dengan keselamatan pengguna jalan lain akibat aksi ugal-ugalan para pembalap liar.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Istimewa/Humas Polres Maros
JUMAT CURHAT - Warga di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, menyampaikan berbagai keluhan dalam program Jumat Curhat yang digelar Polda Sulsel di Masjid Al-Amin Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Jumat (7/3/2025). Salah satu keluhan utama warga adalah maraknya aksi balapan liar yang meresahkan, terutama di malam hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Warga di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, menyampaikan berbagai keluhan dalam program Jumat Curhat yang digelar Polda Sulsel di Masjid Al-Amin Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Jumat (7/3/2025).

Salah satu keluhan utama warga adalah maraknya aksi balapan liar yang meresahkan, terutama di malam hari.

Tokoh masyarakat A. Ilham Najamuddin mengaku khawatir dengan keselamatan pengguna jalan lain akibat aksi ugal-ugalan para pembalap liar.

“Balapan liar ini sudah sangat mengganggu, terutama di malam hari. Selain membahayakan, suara bisingnya juga mengganggu warga yang sedang beristirahat,” ujar nya

Selain itu, Ilham juga menyoroti keberadaan pengamen di lampu merah (traffic light) yang dianggap semakin meresahkan.

“Setiap lampu merah, pasti ada pengamen yang mengetuk kaca mobil. Kadang memaksa, bahkan ada yang membawa anak-anak kecil. Ini perlu diperhatikan karena sudah mengganggu pengguna jalan,” katanya.

Persoalan sampah di Pasar Barandasi juga menjadi perhatian.

Ia meminta agar pemerintah segera mengambil tindakan karena tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik menyebabkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas pedagang serta pembeli.

“Tolong perhatikan masalah sampah di Kecamatan Lau, khususnya di Pasar Barandasi. Kalau dibiarkan, selain bau, juga bisa menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga meminta perbaikan drainase di wilayah tersebut agar tidak terjadi genangan saat hujan turun.

“Kami harap drainase segera diperbaiki supaya tidak ada lagi genangan air yang mengganggu aktivitas warga,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, pihak kepolisian dan pejabat daerah yang hadir, termasuk Wadir Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara, Camat Lau, serta anggota DPRD Maros, mencatat setiap keluhan warga dan berjanji akan mencari solusi terbaik.

AKBP Andi Kumara mengapresiasi antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi.

“Terima kasih atas terlaksananya Jumat Curhat ini. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” katany

Jumat Curhat sendiri merupakan program Kapolri yang bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved