Ini 8 Target Andi Sudirman Sulaiman 5 Tahun Pimpin Sulsel
Dihadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, Andi Sudirman memaparkan delapan target di era kepemimpinannya.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memimpin apel perdana di Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (3/3/2025).
Dihadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, Andi Sudirman memaparkan delapan target di era kepemimpinannya.
Selama satu jam, Andi Sudirman memberikan arahan perdana untuk seluruh ASN.
Pertama Andi Sudirman ingin memajukan layanan Pendidikan, Kesehatan, sosial keagamaan.
Kemudian menyentuh kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak dan kearifan lokal
"Kedua melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan,lumbung pangan dan Sumber Daya Alam (SDA) lainnya," kata Andi Sudirman.
Andi Sudirman ingin pengembangan hilirisasi SDA dan pertanian lebih modern berbasis ekonomi hijau dan biru.
Ketiga, Andi Sudirman ingin mengembangkan ekonomi pedesaan untuk daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
"(Ekonomi pedesaan) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan serta menangani gizi buruk dan stunting," lanjutnya.
Baca juga: Kebijakan Gubernur Sulsel A Sudirman Sulaiman: Pegawai Pemprov Hanya 3 Hari Ngantor, Selebihnya WFA
Berikutnya, mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan
Lalu mendorong investasi padat karya yang berwawasan lingkungan.
Dalam hal ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
"Lalu mempercepat transformasi digital birokrasi yang berintegritas, efektif dan melayani," jelas Andi Sudirman.
Ketujuh, memperkuat peran kepemudaan dalam pembagunan.
Termasuk melibatkan kaum marginal dan disabilitas
Kedelapan, Andi Sudirman ingin memperkuat layanan transportasi laut, darat dan Udara dan infrastruktur.
Dirinya ingin berorientasi pada kesiapan menghadapi kebencanaan, keadilan dan pengembangan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi.
ASN 3 Hari di Kantor, Sisanya WFA
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel segera terapkan Fleksibel Working Day.
Terobosan ini ditempuh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendukung efisiensi anggaran dan kinerja pegawai.
"Iya sudah mau diterapkan ini," kata Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur Sulsel pada Senin (3/3/2025).
Andi Sudirman mempersilahkan Aparatur Sipil Negaea (ASN) menerapkan Work From Anywhere (WFA).
Nantinya ASN hanya tiga hari bekerja di kantor masing-masing
"Tiga hari kerja (dikantor), dua hari silahkan dimana saja bekerja," kata Andi Sudirman.
"Kalau saya yang penting outcome selesai, pekerjaan selesai," lanjutnya.
Sebelumnya Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mempersiapkan strategi untuk mengimplementasikan efisiensi anggaran sesuai amanat pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Hal ini juga seiring dengan tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala BKN Prof Zudan Arif telah menetapkan 10 kebijakan untuk pegawai BKN, sekaligus juga menguji kehandalan sistem digitalisasi manajemen ASN secara keseluruhan.
“Efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden ini dapat kita jadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas kinerja BKN sekaligus untuk mengukur efektivitas Sistem Informasi ASN (SIASN) terintegrasi yang kita miliki,” jelas Kepala BKN dalam siaran persnya.
Prof Zudan Arif juga menyinggung soal formula 2 hari WFA dan 3 hari WFO sebagai langkah awal efisiensi anggaran yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya yang tidak perlu.
Menurut Prof Zudan dengan instruksi efisiensi ini juga dapat meningkatkan kemampuan bersaing pegawai BKN dalam bekerja untuk mencapai target kinerja.
“Jadikan efisiensi ini untuk membranding profesi ASN, agar stakeholders dapat melihat bahwa BKN mampu bekerja secara efektif dan efisien dan berpacu pada target kinerja yang dicapai,” ungkap Prof Zudan.
Lebih lanjut, dengan efisiensi yang dilakukan BKN diharapkan akan lahir berbagai inovasi untuk mempermudah dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Termasuk di dalamnya adalah untuk menemukan pegawai bertalenta digital. Pola ini akan dilakukan evaluasi secara rutin setiap bulan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| 1.200 Personel Gabungan Siaga Aksi May Day 2026 di Makassar |
|
|---|
| Pinrang Tertinggi Capaian Sertifikat Keamanan Pangan di Sulsel |
|
|---|
| Asmo Sulsel Rayakan Anniversary ke-8 HPCI Makassar Lewat Aksi Sosial dan Edukasi Safety Riding |
|
|---|
| PSM Makassar Tanpa Suporter Jamu Bhayangkara FC, Sekjen Red Gank: Sangat Merugikan |
|
|---|
| ATR/BPN Tunjuk Sulsel Percontohan Reformasi Agraria, KPK Awasi Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gubernur-Sulsel-Andi-Sudirman-Sulaiman-1-332025.jpg)