Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PDI Perjuangan

Sempat Larang Kepala Daerah Ikut Retret, Jubir PDIP: Hubungan Mega-Prabowo Baik Saja

Instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal penundaan kepala daerah ikut retret di Akmil Magelang sempat dinilai melawan aturan presiden.

|
Editor: Muh Hasim Arfah
handover
HUBUNGAN PRABOWO MEGA-Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto.  Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal penundaan kepala daerah ikut retret di Akmil Magelang sempat dinilai melawan aturan presiden. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal penundaan kepala daerah ikut retret di Akmil Magelang sempat dinilai melawan aturan presiden.

Banyak yang menduga akibat instruksi tersebut, hubungan Megawati dengan Presiden Prabowo Subianto merenggang.

Namun kini setelah ramai disorot, PDIP mengungkap bagaimana hubungan kedua teman lama itu.

Hal ini sampaikan juru Bicara DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah, saat jumpa pers Senin kemarin.

Ia menegaskan Ketua Umum DPP PDIP Megawati memiliki hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto, di tengah situasi politik terkini.

Basarah mengungkap dia menjalin komunikasi langsung dengan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Muzani pun mengatakan kepada Basarah, jika Presiden Prabowo dan Megawati tetap baik-baik saja.

Sekalipun ada beberapa kepala daerah PDIP yang tidak mengikuti retret.

Apalagi dalam jumpa pers kemarin, Basarah menegaskan Megawati tidak pernah melarang kepala daerah PDIP untuk ikut retret.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarno Putri mengeluarkan surat berjudul “Instruksi Harian Ketua Umum”, Kamis (20/2/2025). 

Instruksi yang ditanda tangani Megawati Soekarno Putri ini pun menginstruksikan kepada yang kader menjabat kepala daerah untuk tidak ikut retret kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah. 

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang 21-28 Februari 2025. Sekiranya dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunju petunjuk ketua umum,” tulis Megawati dalam suratnya. 

Instruksi ini menyikapi setelah Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025), para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 akan langsung menjalani retret atau orientasi khusus di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Retret ini bukan sekadar pertemuan biasa. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved