Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Niat Puasa Ramadhan, Dilafalkan Setelah Sholat Tarawih

Puasa Ramadhan adalah ibadah menahan diri dari nafsu, mulai dari saat fajar hingga berbuka atau pada saat terbenamnya matahari.

Editor: Sudirman
Grafis Tribun Timur/lili
ILUSTRASI PUASA - Niat puasa ramadhan. Pusa Ramadhan hukumnya wajib bagi umat Muslim. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Niat puasa Ramadhan.

Umat Muslim diwajibkan berpuasa selama Ramadhan.

Puasa Ramadhan adalah ibadah menahan diri dari nafsu, mulai dari saat fajar hingga berbuka atau pada saat terbenamnya matahari.

Sebelum melakukan ibadah puasa Ramadhan, sebaiknya kita membaca doa niat berpuasa terlebih dahulu.

Namun terdapat rukun dan syarat sah berpuasa di bulan Ramadan yang juga harus diperhatikan oleh umat muslim.

Doa Niat Puasa Ramadhan

Niat puasa ini dibacakan sebelum melaksanakan puasa atau dibacakan malam hari setelah tarawih.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'aala.

Rukun Puasa

Dikutip dari buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah oleh Muhammad Syukron Maksum, dijelaskan bahwa terdapat rukun berpuasa, sebagai berikut:

a. Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga terbenamnya  matahari.

b. Berniat agar setiap manusia dapat memperoleh apa yang diniatkan, niat berpuasa  biasanya dilakukan sebelum fajar dengan mengucapkannya.

Syarat Sah Berpuasa

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved