Massa Batal Bawa Paksa Buaya Setelah Digigit, Humas Cimory: Mereka Bilang itu Bukan Keluarganya
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Ratnawati mengatakan keberadaan buaya tersebut ke Cimory karena permintaan BKSDA Sulsel.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pihak Cimory Dairy Land ungkap kronologi warga diterkam buaya.
Legal General Affair Humas Cimory Dairy Land Gowa, Firman Ashari mengatakan buaya tersebut dititipkan sementara oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel pada Kamis lalu.
"Buaya datang hari Kamis lalu, diserahkan resmi oleh BKSDA karena kami punya tempat yang layak buat menampung sementara," katanya saat ditemui wartawan di Cimory Parangloe Gowa, Selasa (18/2/2025)
Buaya tersebut ditempatkan sementara di Cimory kata dia, karena tempat BKSDA terdampak banjir.
Selain itu, BKSDA menganggap Cimory memiliki tempat yang layak.
"Alasannya karena dari balai tempatnya kebanjiran juga jadi mereka menghubungi pihak Cimory untuk bisa dititip sementara," jelasnya
Karena dianggap punya lokasi layak, BKSDA Sulsel bersama petugas Damkar membawa buaya tersebut ke Cimory dengan surat resmi.
Diketahui buaya berukuran besar itu dievakuasi saat banjir di Antang Makassar pekan lalu.
Dia mengaku, pihaknya tidak tahu bahwa adanya fenomena warga yang mengaku sebagai keluarga buaya.
"Mereka tidak mengaku saudara tapi keluarga. Ternyata ada fenomena yang mengaku keluarga, dan banyak kerasukan," jelasnya
Firman membeberkan, sejumlah warga yang mengaku keluarga buaya mengetahui keberadaan buaya di Cimory lewat sosial media (sosmed).
Diketahui, buaya berukuran besar itu ditemukan saat banjir di daerah Antang Makassar dan viral di sosmed.
Usai viral, petugas mengevakuasi buaya tersebut.
"Makanya hari Jumat mereka berbondong-bondong datang ke Cimory, pihak keluarga yang mengaku keluarga buaya datang ke sini meminta untuk diserahkan kembali buaya tersebut ke mereka," ucapnya
Dia mengaku pihak Cimory tidak keberatan sama sekali untuk memulangkan atau mengembalikan buaya tersebut tetapi harus dengan prosedurnya atau surat resmi dari BKSDA
| PDAM Makassar Andalkan Pasokan dari Maros dan Gowa |
|
|---|
| Wabup Gowa Tolak Anggaran Stunting dan Miskin Ekstrem Dipangkas Pemprov Sulsel |
|
|---|
| Stop Main HP saat Berkendara, Asmo Sulsel-Polres Gowa Edukasi Siswa SMAN 8 Gowa |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Kloter JCH Gowa, 10 Kloter Berangkat April–Mei 2026 |
|
|---|
| Tanpan Anggaran Pemerintah, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Bontorappo Bissoloro Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DITERKAM-BUAYA-Tangkapan-layar-video-12222.jpg)