PLN Sulselrabar Bantu Korban Banjir Maros dengan Layanan Kesehatan dan Makanan Siap Saji
PLN UID Sulselrabar bersama YBM dan Srikandi PLN salurkan bantuan kepada korban banjir Maros, termasuk layanan kesehatan gratis.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) turut membantu korban banjir di Kabupaten Maros.
Bantuan ini dilakukan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dan Srikandi PLN.
Mereka terjun langsung dalam aksi kemanusiaan bertajuk Tanggap Banjir Kabupaten Maros, Minggu (16/2/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Desa Mattirotasi dan Desa Bonto Matte'ne, Kabupaten Maros.
Bantuan yang diberikan mencakup layanan kesehatan gratis, obat-obatan, serta distribusi 1.000 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak.
Sebanyak 238 penduduk desa memanfaatkan layanan kesehatan ini, yang meliputi pemeriksaan dokter dan pemberian obat-obatan secara gratis.
Amalia (37), warga Desa Mattirotasi, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PLN UID Sulselrabar.
Ia datang ke posko kesehatan YBM PLN dengan keluhan sakit kepala dan gatal-gatal di kaki akibat terendam banjir.
"Terima kasih PLN atas bantuan yang diberikan. Saya bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis. Semoga banjir di daerah kami bisa segera surut," kata Amalia, dalam keterangan tertulis.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, yang turun langsung untuk memimpin proses pemulihan pasokan listrik dan memberikan bantuan kepada masyarakat, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian PLN kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Menurutnya, PLN tidak hanya hadir untuk memastikan keandalan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Melalui YBM PLN dan komunitas Srikandi PLN, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Maros. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan dengan cepat dan aman," kata Budiono.
Melalui aksi ini, lanjut Budiono, PLN UID Sulselrabar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek kelistrikan, tetapi juga dalam kepedulian sosial.
Tercatat, sejak Jumat (14/2/2025), pasokan listrik yang terdampak cuaca buruk, banjir, dan tanah longsor di Sulawesi Selatan sudah 100 persen pulih.
Selain memberikan bantuan kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar juga tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi hal serupa.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir serta segera melaporkan gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. (*)
| 4 Jam Diguyur Hujan, Sejumlah Jalan dan Fasilitas Umum di Wajo Terendam Banjir |
|
|---|
| Harga Plastik di Maros Merangkak Naik, Gelas Plastik Isi 50 Dijual Rp15 Ribu |
|
|---|
| Stok Langka, Harga Minyak Goreng Subsidi di Maros Naik |
|
|---|
| Nasib Havid S Fasha Terancam, Wawan Mattaliu jadi Penantang Kuat Petahana di Muscab PKB Maros |
|
|---|
| UNM Turunkan Puluhan Dosen ke Maros, PKM Terpadu Sasar Sekolah dan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PLN-UID-Sulselrabar00.jpg)