Banjir Sulsel
23.692 Pelanggan PLN Sulsel Terdampak Banjir, 459 Gardu Listrik Terendam
Banjir melanda Sulsel, 23.692 pelanggan PLN terdampak dengan 459 gardu terendam. PLN intensif lakukan pemulihan listrik.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bergerak cepat mengamankan pasokan listrik di daerah terdampak banjir di Sulsel.
Seperti diketahui, intensitas hujan yang tinggi mengguyur sejumlah daerah di Sulsel sejak Selasa (11/2/2025), seperti Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Soppeng.
Akibatnya, wilayah-wilayah tersebut terendam banjir, dilanda longsor, serta jaringan listrik tertimpa pohon tumbang.
Tim pemulihan PLN pun dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan dan perbaikan yang diperlukan.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, mengatakan berdasarkan pendataan awal pada Selasa (11/2/2025), sebanyak 23.692 pelanggan terdampak akibat 459 gardu yang terendam banjir, terkena longsor, maupun tertimpa pohon.
Ia menyebutkan bahwa PLN akan terus berupaya melaksanakan langkah-langkah utama untuk memastikan pemulihan yang efektif.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk memastikan semua instalasi listrik dan peralatan elektronik sudah kering dan aman sebelum dinyalakan, guna menghindari korsleting listrik.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir, seperti kabel listrik yang terkena air atau perangkat listrik yang basah.
“Alhamdulillah, saat ini kami berhasil memulihkan pasokan listrik untuk 19.458 pelanggan. Apabila masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan selanjutnya, bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” kata Budiono dalam keterangan tertulis, Rabu (12/2/2025).
Budiono menambahkan bahwa PLN berkomitmen untuk mempercepat pemulihan dan meminimalkan gangguan pada layanan listrik.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus memberikan informasi serta dukungan yang diperlukan selama proses pemulihan ini,” tambah Budiono.
Meski banjir, upaya petugas PLN untuk memastikan pasokan listrik masyarakat kembali lancar terus dilakukan.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Maros, Anggih Prasetya, memastikan PLN berkomitmen untuk menyalakan kembali pasokan listrik setelah kondisi banjir dinyatakan surut dan aman.
“Walaupun harus menerjang banjir, kami terus berpatroli untuk memastikan kondisi banjir sudah surut. Tim kami telah bekerja tanpa henti sejak awal banjir untuk memulihkan pasokan listrik di daerah-daerah yang terdampak,” kata Anggih. (*)
| Sistem Peringatan Dini Tertinggal Perparah Dampak Bencana |
|
|---|
| BADKO HMI Sulsel Anggap Banjir Sulsel Akibat Tambang Minta Polda-Kejati Usut Kerusakan Lingkungan |
|
|---|
| Banjir Sulsel, Aktivis Lingkungan: Kerusakan Hulu Sungai Picu Bencana Ekologis dan Sosial |
|
|---|
| Banjir Rendam 4 Kabupaten, Pemprov Sulsel Bangun Dapur Umum, Turunkan Alat Berat |
|
|---|
| Kemensos - Pemprov Sulsel Salurkan 3 Ribu Paket Bantuan Korban Banjir Gowa, Takalar dan Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PLN-UID-Sulselrabar989898.jpg)