Cuaca Buruk
Cuaca Buruk, Pelayaran Kapal Feri dari Bira ke Selayar Dihentikan
Pengumuman pemberhentian sementara juga telah disampaikan oleh Manager Direktur Teknik dan Usaha ASDP.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah perairan Bira Bulukumba ke Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Sabtu (8/2/2025) sore.
Angin kencang mencapai 50 knot per jam dan ketinggian ombak mencapai tiga meter.
Akibatnya pelayaran kapal feri yang menghubungkan dari Pelabuhan Bira Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata Selayar dihentikan.
"Pelayaran kapal feri kembali dihentikan karena cuaca buruk," kata Komandan Pos Pelabuhan Bira Bulukumba, Andi Abidin.
Ia menjelaskan bahwa subuh tadi pelayaran kapal feri dari Bira ke Pelabuhan Pamatata masih berjalan hingga pagi hari.
Namun setelah siang hari pelayaran kembali dihentikan sementara sebab angin kencang dan gelombang tinggi tidak bisa dilalaui kapal feri.
"Pelayaran dapat dilanjutkan kembali setelah cuaca membaik," kata Andi Abidin.
Pengumuman pemberhentian sementara juga telah disampaikan oleh Manager Direktur Teknik dan Usaha Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) La Kadaha.
Sudah tiga hari pelayaran kapal feri terganggu hingga hari ini.
Sejumlah masyarakat Selayar tertahan di Pelabuhan Bira Bulukumba.
Sebagian ada yang kembali ke daerahnya dan sebagian pula mereka menunggu di pelabuhan sambil cuaca membaik.
Tak hanya masyarakat Selayar yang tidakdapat berlayar ke daerah asal mereka.
ASDP juga tak membrangkatkan pelayaran kapal feri tujuan Bira ke Marakapot Nusa Tenggara Timur.
Penyebabnya di laut Flores sedang mengalami hal yang sama di perairan Selayar-Bira.(*)
| Sinjai Diterjang Angin Kencang, 1 Rumah Tertimpa Pohon |
|
|---|
| Makassar Siaga Pohon Tumbang |
|
|---|
| Nelayan Bulukumba Tak Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Melonjak! |
|
|---|
| 14 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Sinjai, 52 Warga Mengungsi |
|
|---|
| Sungai Jeneberang Meluap, Jembatan Congkina di Kecamatan Tinggimoncong Gowa Tak Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/CUACA-BURUK-Surat-Pengumuman-ASDP.jpg)