Keluarga Korban Pencabulan di Palopo Minta Pelaku Segera Dipenjarakan
Oknum guru sekolah dasar di Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo bernama Matius Rante (47) cabuli muridnya yang berinisial L (11).
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Keluarga korban harap oknum guru yang cabuli muridnya mendapat sanksi yang sesuai dengan perbuatannya.
Oknum guru sekolah dasar di Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo bernama Matius Rante (47) cabuli muridnya yang berinisial L (11).
Matius melancarkan aksi bejatnya itu jika L datang ke rumahnya meminta kunci ruang kantor sekolah.
Aksi bejatnya tersebut kembali ia lakukan pada Selasa (4/2/2025) dan mengakibatkan alat kelamin korban berdarah.
Namun korban tak pernah menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.
Hal itu disampaikan nenek korban, Isa kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Mapolres Palopo, Kamis (6/2/2025).
“Tidak pernah cerita soal itu. Tapi waktu hari selasa ini anak (korban) cepat sekali tidur, sekitar jam 6 sore sudah tidur. Dia bangun makan pas jam 10 malam dan saya lihat rambutnya sudah dicukur padahal saya tidak kasih dia uang untuk potong rambut,” kata Isa.
Keesokan harinya, nenek korban kaget karena wali kelas korban datang ke rumahnya dan mengajaknya ke Mapolsek Telluwanua.
“Saya kaget karena tiba-tiba gurunya L (korban) datang di rumah dan ajak ka ke kantor polisi. Saya fikir L yang bikin masalah di sekolah jadi saya panik, apalagi orang tuanya tidak di Palopo,” jelasnya.
Nenek korban mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah dijelaskan di Mapolsek Telluwanua.
Ia kemudian menghubungi orang tua korban yang berada diluar Kota Palopo.
“Saya hubungi mamanya dan hari ini sudah perjalanan kesini. Saya maunya pelaku dipenjarakan, tapi tidak tahu nanti mamanya sama bapaknya mau dia apakan karena masih dalam perjalanan dan dia yang mau urus soal ini kasusnya anaknya,” tambahnya.
Sementara, korban mengaku gurunya tersebut yang berinisiatif membawanya ke Puskesmas saat mengetahui alat kelaminnya berdarah.
“Pak guru yang bawa saya ke Puskesmas untuk berobat,” ujar L.
Setelah berobat di Puskesmas, oknum guru tersebut kemudian mengajak korban untuk memotong rambut di salon. (*)
Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini
| Misi Rebut Kursi Hilang, PKB Palopo Kirim 3 Kandidat Ketua DPC ke Cak Imin |
|
|---|
| Dinkes Palopo Catat 73 Kasus Campak, Tersebar Merata di 9 Kecamatan |
|
|---|
| Bone Bikin Iri 5 Daerah Ulang Tahun: Terima Bantuan Terbesar dari Andi Sudirman, Pinrang Terkecil |
|
|---|
| Alasan Ketua DPRD Kota Palopo Aji Darwis Teriak 'Hidup Provinsi Luwu Raya' di Hadapan Andi Sudirman |
|
|---|
| Rincian Bantuan Andi Sudirman 4 Daerah Ulang Tahun: Bone Tertinggi Rp20 M, Pinrang Terendah Rp5 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Oknum-guru-SDN-62-Pamenta-Palopo-diamankan-polisi.jpg)