Tribun Video
VIDEO: Erlika Sari Buktikan Bisnis Buket Bunga Bisa Untung Jutaan, Modal Cuma Rp500 Ribu
Erlika Sari memulai usaha buket bunga hanya dengan Rp 500 Ribu, sekarang sudah untung besar. Tonton videonya
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA – Erlika Sari berhasil merintis usaha buket dan giftnya yang dinamai Java Florist.
Usaha buket dan gift dirintisnya sekira 2019 silam. Modal awalnya hanya Rp 500 ribu.
Kini Ibu anak anak satu ini mampu meraup jutaan rupiah perbulannya.
Ruang keluarga rumahnya di Villa Ungaran Recidence, Jl Macanda II, Kelurahan Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, disulap menjadi tempat merangkai buket dan gift.
Erlika Sari memulai usaha buket dan giftnya ketika baru saja menyelesaikan studi magister hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.
Namun, saat itu lapangan kerja terbuka cukup sulit karena pandemi Covid-19 yang terjadi.
Perempuan akrab disapa Erlika ini pun berpikir untuk bisa menghasilkan uang tanpa harus keluar rumah.
Ia pun mendapat ide ketika menonton video salah satu youtuber florist. Dari situ ia belajar secara otodidak untuk membuat buket. Modal awalnya hanya Rp 500 ribu.
“Modal awal hanya Rp 500 ribu. Jadi sangat murah sekali. Kalau ada mau bikin usaha seperti ini, Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu sudah bisa,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Sabtu (1/2/2025).
Erlika menamai usahanya Java Florist karena asalnya bersama orang tua dari Jawa, kemudian bertransmigrasi ke tanah Sulawesi Selatan (Sulsel).
Menurutnya, nama Java Florist pun lebih enak didengar dan mudah diingat orang-orang.
Ada banyak produk yang ditawarkan Java Florist, seperti buket bunga, buket uang, buket snack, buket balon, buket boneka, buket custom dan papan akrilik.
Biasanya pelanggan memesan untuk hadiah hampers, hadiah ulang tahun, momen Idulfitri dan Iduladha.
Erlika menerima pesanan melalui Marketplace Facebook, Instagram maupun WhatsApp. Biasanya customer memesan satu atau dua hari sebelum acara.
Ada pula buket sudah sedia, tapi tak banyak karena khawatirnya berdebu dan kusut sehingga tak memuaskan pelanggan.
Jalan Rusak Jeneponto Viral, Warganet Sebut Pajak Tak Seimbang Kualitas Infrastruktur: Stopmi Bayar! |
![]() |
---|
VIDEO: Dedi Mulyadi Mendadak ke Kantor KPK Bahas Uang Rp5 Triliun |
![]() |
---|
VIDEO: AMA Makassar Siap Mengembangkan Profesionalisme Masyarakat Manajemen |
![]() |
---|
VIDEO: Penjualan Sapi Meningkat di Palopo |
![]() |
---|
VIDEO: Warga Makassar Antusias Donor Darah di Karebosi Link |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.