Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hati-Hati! Marak Penipu Hubungi Jemaah Haji Khusus Sulsel, Minta Transfer Pelunasan

Ada jemaah haji khusus yang mendapat telepon dari penipu yang mengaku sebagai pihak travel perjalanan haji khusus yang meminta pelunasan biaya haji.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
HAJI 2025 - Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail saat menjelaskan perkembangan persiapan perjalanan haji di Kantor Kemenag Sulsel, Jl Nuri, kecamatan Mariso, Makassar, Jumat (31/1/2025) sore. Calon jemaah haji 2025 diimbau hati-hati atas maraknya penipuan meminta pelunasan biaya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jemaah haji khusus harus ekstra waspada.

Beberapa waktu lalu, pemerintah memang sudah merilis ke publik nama-nama Jemaah haji khusus tahun ini.

Nama tersebut membuka celah bagi penipu yang mulai beraksi.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail mengaku ada jemaah haji khusus yang mendapat telepon dari penipu yang mengaku sebagai pihak travel perjalanan haji khusus.

Penipu tersebut kemudian meminta jemaah haji khusus ini untuk melakukan pelunasan biaya haji.

Kemudian penipu tersebut mengirimkan rekening berbeda yang mengalir ke kantong pribadinya.

"Pelunasan Haji khusus kemarin banyak di telepon penipu. Dia menelpon bahwa dia pengurus travel, kemudian bilang masuk kuota tahun ini, mohon dilunasi transfer ke rekening ini. Bagusnya, Jemaah langsung bertanya ke travelnya," kata Ikbal Ismail saat ditemui di Kantor Kemenag Sulsel, Jumat (31/1/2025) sore.

Ikbal mengaku sampai saat ini memang belum ada laporan jemaah yang tertipu. 

Hanya saja, sudah ada jemaah yang mendapat telepon dari penipu tersebut.

Ia mengimbau jemaah lebih cermat dengan membayar langsung ke travel atau memastikan transfer diberikan ke rekening atas nama travel.

"Haji khusus kan yang berangkatkan travel, jadi harusnya bayar ke travel. Bisa transfer tapi pastikan rekening travel," lanjutnya.

Ikbal Ismail meminta jemaah untuk memastikan jika ada telepon yang mengaku sebagai travel.

Memastikannya dengan bisa dengan datang langsung ke travel tersebut.

Hal ini demi menghindari adanya kasus penipuan pembayaran.

Untuk jumlah jemaah haji khusus di Sulsel, Ikbal mengaku itu kewenangan dari travel yang memberangkatkan jemaah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved