Tribun Travel
Wisata Negeri Berselimut Awan Tawarkan Keindahan Alam di Batu Belerang Sinjai
Wisata Negeri Berselimut Awan di Sinjai menawarkan pesona alam yang indah di pegunungan, cocok untuk berfoto dan berkemah.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA – Objek wisata Negeri Berselimut Awan hadir di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Wisata ini terletak di wilayah pegunungan Kabupaten Sinjai, tepatnya di Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, yang bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota.
Di objek wisata ini, pengunjung bisa menikmati pesona hamparan awan yang mirip dengan samudera dari atas gunung.
Untuk masuk ke Negeri Berselimut Awan, pengunjung hanya perlu membayar tiket seharga Rp10 ribu.
Dari pantauan TribunTimur (26/1/2025), banyak wisatawan yang tampak berkunjung ke objek wisata ini.
Pengunjung sibuk berfoto dan menikmati suasana dingin di lokasi tersebut. Beberapa di antaranya juga mendirikan tenda untuk berkemah.
Fasilitas umum seperti WC tersedia di lokasi ini, dan bagi pengunjung yang tidak membawa makanan atau bekal, tidak perlu khawatir karena ada penjual makanan dan minuman di sekitar area wisata.
Objek wisata ini dibangun pada 2018 oleh Kepala Desa Batu Belerang, Ahmad, namun baru mulai viral dan banyak diketahui publik pada tahun 2020.
Ahmad mengaku bahwa awalnya ia mengusulkan agar objek wisata ini menjadi aset desa, namun usulannya ditolak oleh masyarakat Desa Batu Belerang.
Tidak menyerah, Ahmad kemudian memutuskan untuk berhutang di bank sebesar Rp250 juta untuk membeli tanah dan mengubahnya menjadi objek wisata.
“Kan ini tanah sudah saya sampaikan ke pemiliknya untuk dibeli dijadikan tempat wisata, tapi usulan saya ditolak,” kata Ahmad kepada Tribun Timur.
“Jadi saya utang di bank untuk membeli tanah itu, baru saya jadikan objek wisata,” ujarnya.
Perjuangan Ahmad akhirnya membuahkan hasil.
Saat ini, Wisata Negeri Berselimut Awan ramai dikunjungi setiap hari. Ahmad mengatakan, “Alhamdulillah, sekarang sudah mulai ramai. Setiap harinya, paling sedikit 30 orang yang masuk, dan kalau hari Minggu, itu bisa mencapai 100 orang.”
Ahmad menceritakan bahwa ide untuk membangun objek wisata ini muncul setelah ia melakukan studi banding di Pulau Jawa.
“Setelah saya dari studi banding di Jawa, saya mencoba juga membangun objek wisata, karena menurut saya desa di Sinjai tidak kalah dengan desa yang ada di Jawa,” ujarnya.(*)
| PTB Maros, Tempat Nongkrong Murah Meriah yang Tak Pernah Sepi |
|
|---|
| Lumi by Kaldi Hadir di Makassar, Minuman Sehat Tanpa Gula Buatan |
|
|---|
| Air Jernih dan Gratis, Sungai Lajjoro Bone Jadi Favorit Liburan |
|
|---|
| Pesona Pantai Nusa Indah Buntu Matabing, Wisata Alam Berhadapan Teluk Bone |
|
|---|
| Bubung Pere’e dan Permandian Alam Taretta, Wisata Gratis Favorit Warga Amali Bone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Temukan-pesona-alam-Negeri-Berselimut-Awan-di-Desa-Batu-Belerang0.jpg)