Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Dua Laga Terakhir, Gol Menit Akhir Jadi Kunci PSM Makassar

Bukti nyatanya, dalam dua laga tersebut, PSM berhasil mencetak dua gol krusial di atas menit ke-85.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
PSM Makassar
Selebrasi pemain PSM Makassar saat bobol gawang Dewa United pada pekan 3 Liga 1 2024/2025 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (26/8/2024).  

TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar dalam dua laga terakhir menunjukkan semangat pantang menyerah hingga menit akhir pertandingan.

Bukti nyatanya, dalam dua laga tersebut, PSM berhasil mencetak dua gol krusial di atas menit ke-85.

Gol tunggal kemenangan PSM saat menghadapi Persis Solo pada pekan ke-18 Liga 1 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025), dicetak oleh striker andalan Albertine Joao Pereira atau Balotelli pada menit ke-89 melalui tandukan.

Sementara itu, gol penyelamat dari kekalahan saat melawan PSBS Biak di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (18/1/2025), kembali diciptakan oleh Balotelli pada menit ke-90+3.

Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 setelah PSM tertinggal sejak menit ke-54.

PSM Makassar kembali dihadapkan pada peluang mencetak gol di menit-menit akhir ketika akan menghadapi Dewa United pada pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/1/2025).

Psywar Jan Olde Riekerink
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, melontarkan psywar terkait kebiasaan PSM mencetak gol di menit-menit akhir. Pelatih asal Belanda itu bahkan menyindir insiden PSM bermain dengan 12 pemain dalam laga melawan Barito Putera pada pekan ke-16 di Stadion Batakan, Minggu (22/12/2024).

PSM sempat memainkan 12 pemain selama 40 detik terakhir dalam laga yang mereka menangkan 3-2. Akibatnya, Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi WO 0-3 kepada PSM. Namun, keputusan itu digugurkan setelah Komite Banding menerima upaya banding dari PSM.

“Bahkan kadang-kadang mereka bermain dengan 12 pemain,” sindir Jan Olde Riekerink dalam konferensi pers jelang pertandingan Dewa United vs PSM, Minggu (26/1/2025).

Namun, ia menyebut tidak terlalu khawatir dengan kebiasaan PSM mencetak gol di atas menit ke-85.

“Kalau kita unggul 2-0, itu tidak masalah mereka cetak gol di menit akhir,” ucapnya percaya diri.

Jan juga mengingat pertemuan terakhir kedua tim yang dinilainya kurang menguntungkan bagi Dewa United. Ia menyoroti kondisi lapangan yang buruk dan keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya.

“Saya ingat di laga terakhir hujan deras dan lapangan tidak bagus. Kita juga harusnya dapat penalti di menit terakhir,” katanya, mengacu pada kekalahan 1-2 Dewa United dari PSM di Stadion Batakan, Senin (26/8/2024).

Respek untuk PSM
Meski melontarkan psywar, Jan Olde Riekerink tetap memberikan pujian kepada PSM. Menurutnya, Pasukan Ramang memiliki organisasi permainan yang solid dan gaya bermain yang spesifik di bawah asuhan Bernardo Tavares.

“PSM punya organisasi yang baik, gaya main mereka sangat spesifik, dan mereka sudah dilatih lama oleh Bernardo Tavares,” pujinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved