Banjir Luwu
Langganan Banjir, Jalan Penghubung 2 Desa di Lamasi Timur Luwu Terancam Putus
Air Sungai Lamasi setinggi 30 hingga 80 sentimeter meluap ke permukiman warga Rabu (22/1/2024) sekitar pukul 04.30 Wita.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Curah hujan tinggi menyebabkan debit air di Sungai Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan meluap.
Air setinggi 30 hingga 80 sentimeter meluap ke permukiman warga Rabu (22/1/2024) sekitar pukul 04.30 Wita.
Tak hanya permukiman warga, banjir juga menghantam areal persawahan dan perkebunan milik warga di Desa Pompengan, Pompengan Tengah, dan Pompengan Pantai.
Derasnya arus banjir mengakibatkan jalan penghubung Desa Pompengan Tengah dan Pompengan Pantai terkikis air.
Hampir setengah bahu jalan amblas diterjang bencana hidrometereologi.
"Kalau persawahan yang terdampak sekitar 155 hektare, kalau perkebunan sekitar 10 hektare," akunya Kepala Desa Pompengan Tengah, Pomteng Nusri Pabira, Kamis (23/1/2025).
Akibatnya, sambung Nusri, padi yang baru ditanam petani terancam rusak karena tergenang air.
"Kondisi petani sekarang semacam menanam padi, dan kini terancam rusak tanaman," terangnya.
Nusri mengeluh, banjir seperti ini hampir dirasakan setiap tahun di wilayahnya.
"Kalau di sini (Pompengan Tengah) hampir setiap tahun banjir," keluhnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Luwu, Karyadi mengaku, tanggul Sungai Lamasi jebol setelah diterjang air banjir.
"Penyebabnya karena jebolnya tanggul di beberapa titik. Total ada sekitar empat titik di Desa Pompengan titik. Untuk panjang bervariasi ada 5 sampai 10 meter," tengahnya.
"Sementara untuk permukiman yang terendam, perkiraan 50 rumah di Desa Pompengan Tengah dan Desa Kendekan," tambahnya.(*)
Laporan Jurnalis Tribun Timur, Muh Sauki Maulana
| Suli, Suli Barat dan Bua Jadi Titik Rawan Banjir Terbanyak di Luwu |
|
|---|
| 5 Bendung Rusak di Luwu, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam |
|
|---|
| Banjir Rendam 55 Rumah Warga di Walenrang Timur Luwu |
|
|---|
| Banjir Tutup Jalan Poros Makassar–Palopo di Larompong Selama 2 Jam |
|
|---|
| 5 Kali Cappie Luwu Terendam di Mei 2025, Jalan Rusak dan Sungai Makin Dangkal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Jalan-penghubung-Desa-Pomoengan-Tengah-menuju-Desa-Pompengan-Pantai-hhh.jpg)