Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Waktu Melaksanakan Puasa Rajab, Termasuk Keutamaan Mengerjakannya

Menurut Imam Al-Ghazali Puasa Rajab dilaksanakan di awal, pertengahan, maupun akhir bulan Rajab tanpa pengetahuan hari yang spesifik.

Editor: Sudirman
Grafis Tribun Timur/lili
Ilustrasi buka puasa - 

 TRIBUN-TIMUR.COM - Salah satu puasa sunah bisa dikerjakan ialah puasa Rajab.

Puasa Rajab bisa mendatangkan banyak pahala.

Menurut Imam Al-Ghazali Puasa Rajab dilaksanakan di awal, pertengahan, maupun akhir bulan Rajab tanpa pengetahuan hari yang spesifik.

Namun, Puasa Rajab bisa dilakukan pada awal bulan, pertengahan bulan (termasuk Ayyamul Bidh), akhir bulan, serta pada hari Senin dan kamis.

Puasa Rajab dilarang dilakukan sepanjang satu bulan penuh karena hukumnya makruh.

Amalan Puasa Rajab:

1. Membaca Doa Bulan Rajab

Pada malam awal Bulan Rajab terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa, Rasulullah SAW sebagaimana yang diriwayatkan HR Bukhari memiliki amalan doa, yaitu

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan."

 أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

Artinya: Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah. 

2. Melaksanakan Sholat Wajib maupun Sunnah

Banyak amalan Sholat sunnah yang bisa dikerjakan seperti, Tahajud, Witir, Dhuha.

3. Sedekah maupun Zakat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved