Cuaca Buruk Maros
BPBD Maros Antisipasi Cuaca Buruk, Posko Bencana Dibentuk di Tiap Wilayah
BPBD Maros antisipasi cuaca buruk dengan bentuk posko bencana dan koordinasi intensif. Warga diminta waspada hingga 27 Januari.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca buruk.
Sekretaris BPBD Maros, Nasrul, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan sejumlah imbauan dan kebijakan untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah setempat serta masyarakat.
“Kami telah menghimbau pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa agar membentuk posko bencana di wilayah masing-masing. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi dan respons darurat,” ujar Nasrul, saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (21/1/2025).
Selain itu, BPBD juga melakukan pemetaan wilayah yang dianggap rawan bencana.
Pemetaan ini disesuaikan dengan jenis ancaman seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
“Kami ingin memastikan semua pihak mengetahui potensi risiko di wilayahnya, sehingga tindakan preventif bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Maros Berpotensi Alami Cuaca Buruk Hingga 27 Januari
Langkah lain yang diambil adalah berkoordinasi dengan perangkat daerah serta organisasi kebencanaan.
Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi situasi darurat.
“Kami juga telah menginstruksikan pemangkasan pohon-pohon tua atau rapuh di sepanjang jalan poros Maros. Ini penting untuk mencegah bahaya yang dapat mengancam pengendara,” jelasnya.
Tak hanya itu, BPBD Maros juga telah menyiapkan logistik sementara untuk masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
Nasrul mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi situasi darurat ke posko bencana terdekat.
“Kewaspadaan bersama adalah kunci untuk meminimalisir dampak cuaca buruk ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV - Makassar, Rizky Yudha mengatakan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan berpotensi mengalami cuaca buruk hingga 27 Januari mendatang.
“Beberapa wilayah di Sulsel masih berpotensi hujan sedang hingga lebat untuk satu pekan ke depan, termasuk wilayah Maros,” katanya.
Selain hujan sedang-lebat, Kabupaten Maros juga berpotensi dilanda angin kencang hingga 20-25 knot.
“Waspada juga gelombang yang dapat mencapai ketinggian 1,25 - 2,5 meter,” bebernya.
Rizky menjelaskan cuaca buruk yang terjadi bisa mengakibatkan genangan, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sekretaris-BPBD-Maros-Nasrul-menjelaskan-langkah-antisipasi-cuaca-buruk.jpg)