Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nelayan Lae lae Hilang

Cerita Nelayan Lae Lae Selayar Terpisah 4 Rekannya di Laut Takalar Setelah Dihantam Gelombang

Melihat kapal sudah masuk ke dalam air laut, penumpang yang juga nahkoda dan anak buah kapal mengambil gabus.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Korban selamat di rumah Warga Dusun Dongkalang, Kecamatan Bontoharu, Selayar 

TRIBUNKEPULUANSELAYAR.COM, BENTENG-Peristiwa cuaca ekstrem melanda perairan Tanah Keke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menenggelamkan satu unit kapal nelayan pada Jumat (10/1/2025) malam.

Dalam kejadian itu lima penumpang memilih menyelamatkan diri masing-masing.

Melihat kapal sudah masuk ke dalam air laut, penumpang yang juga nahkoda dan anak buah kapal mengambil gabus.

Gabus tersebut dijadikan sebagai pelampung.

Mereka berhasil naik di atas gabus tersebut.

Sehari dua malam tak terpisahkan dalam gambus yang sedang terombang ambing di tengah dahsyatnya gelombang air laut.

Gabus yang mereka tumpangi para nelayan tersebut menjauh dari lokasi kapal tenggelam.

Ia terbawa angin barat menuju Laut Selayar.

Pada Minggu (12/1/2025), empat rekan Suaris Dessalle (46) terpisah dengannya.

Gabus yang mereka tumpangi terbelah setelah dihempas gelombang tinggi.

Suaris Dessalle semakin jauh dari keempat rekannya.

Hingga pada Senin (13/1/2025), Suaris Dessalle ditemukan mengapung oleh nelayan Dusun Dongkalang, Desa Bontoborusu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Suaris dibawa ke rumah warga lalu dibawa ke Puskemsas Bontoharu untuk mendapatkan pertolongan.

Sedang empat orang rekannya masih dalam pencaharian.

Mereka adalah DG Mamba, Unyil, Agus, Ippang dan Pai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved