Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tim SAR Kesulitan Cari Salmon, Sudah 9 Hari Hilang Misterius di Hutan Seko Lutra

Salmon diketahui masuk hutan di areal Dusun Kalamio dengan tujuan untuk mencari tanaman rotan, Kamis (2/1/2025).

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Hasriyani Latif
SAR
Tim SAR gabungan mencari keberadaan Salmon (42) warga Dusun Kalamio, Desa Marante, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan sudah sepekan hilang di hutan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUTRA - Salmon (42) warga Dusun Kalamio, Desa Marante, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan hilang misterius di hutan.

Salmon diketahui masuk hutan di areal Dusun Kalamio dengan tujuan untuk mencari tanaman rotan, Kamis (2/1/2025).

Rotan itu rencananya akan digunaman Salmon untuk bahan pengikat rakit yang hendak ia buat.

Namun hingga sepekan lebih, tepatnya sembilan hari, Salmon belum juga kembali ke kediamannya.

Tim SAR gabungan segera mencari keberadaan Salmon setelah mendapat laporan dari aparat desa setempat.

Danpos SAR Masamba, Arman menyebut pihaknya masih menyisir keberadaan Salmon di gunung.

Setidaknya, ada 30 tim SAR gabungan yang mencari Salmon.

"Total ada 30 personel gabungan. Dari Basarnas, BPBD, TNI dan Polri serta potensi SAR termasuk warga," bebernya, Sabtu (11/1/2025).

Selama pencarian korban, cuaca menjadi salah satu kendala yang ia temui di lapangan.

"Karena sudah larut malam, tim sudah istirahat di atas gunung. Salah satu kendala karena tadi cuaca hujan. Sehingga berdampak ke jalan yang licin, terjal disertai hutan yang lebat dan area yang luas membuat pencarian terkendala," akunya.

Pihaknya akan memfokuskan pencarian di sekitar Sungai Salu Kupang.

Sebelumnya diberitakan, Salmon masuk hutan di areal Dusun Kalamio dengan tujuan untuk mencari tanaman rotan pada, Kamis (2/1/2025).

Rotan itu rencananya akan digunaman Salmon untuk bahan pengikat rakit yang hendak ia buat.

Selama perjalanan di hutan, Salmon bertemu dengan dua orang tetangganya yakni Esrong (50) dan Karti (35).

"Namun korban dan saksi tidak sempat berkomunikasi. Sekitar pukul 15.45 Wita, saksi yang hendak pulang kembali ke kampung, mencari korban, namun yang ditemukan hanya rotan yang diduga diambil korban," jelas Danpos SAR Masamba, Arham, Jumat (10/1/2025).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved