Liga 4 Sulsel
Daftar 18 Klub Ikut Liga 4 Sulsel, Belum Ada Siap Jadi Tuan Rumah
Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulsel, Ahmadi Djafri menuturkan, 18 klub dibagi ke dalam empat grup.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 18 klub akan bertarung di Liga 4 Sulawesi Selatan (Sulsel). Kick off pertandingan pada 20 Januari 2025.
Mereka akan memperebutkan tiket menuju Liga 4 Nasional yang akan digelar Maret mendatang.
Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulsel, Ahmadi Djafri menuturkan, 18 klub dibagi ke dalam empat grup.
Jadi ada grup berisi empat, ada pula lima klub. Juara dan runner up grup akan melaju ke babak delapan besar.
Lalu di delapan besar dan semi final, klub berpeluang bertemu dua kali.
Baca juga: Liga 4 Regional Sulsel Kick Off Januari 2025
Sebab, ketentuan PSSI mengharuskan klub ke putaran nasional memainkan 12 pertandingan.
Jika tidak hal ini bisa mempengaruhi jumlah wakil Sulsel ke Liga 4 nasional.
Sebab, kata dia, koefisien dilihat dari jumlah pertandingan dan sistem digunakan berbasis online.
"Itu jadi persyaratan. PSSI yang tentukan mau tambah jadi dua atau tiga atau cuma satu. Itu hak PSSI," tuturnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (6/1/2025).
Namun, H-14 Liga 4 Sulsel bergulir belum ada klub maupun Asosiasi Kabupaten(Askab)/Asosiasi Kota (Askot) PSSI yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Ahmadi pun memberikan waktu kepada klub, Askab/Askot PSSI hingga 15 Januari untuk pengajuan tuan rumah.
Jika sampai batas waktu tersebut tak ada pengajuan, maka Asprov PSSI Sulsel akan mengambil alih.
Pertandingan bakal digelar terpusat di Lapangan Kostrad Kariango, Kompleks Asrama Militer (Asmil) Yonif PR 432/WSJ, Dusun Kariango, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.
"Paling lambat pengajuan tuan rumah 15 Januari. Kalau tidak kita ambil alih," katanya.
Ia berujar, kurang animo ingin menjadi tuan rumah karena izin yang sulit keluar.
Ditambah lagi, Askab/Askot PSSI terbagi fokus untuk menyiapkan Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulsel.
"Terkendala perizinan susah sekali. Kebanyakan Askab/Askot fokus ke Pra Porprov," sebutnya.
Peserta Berkurang
Peserta Liga 4 Sulsel kian menurun. Jika sebelum-sebelumnya diikuti lebih 20 klub, kini sisa 18 klub saja.
Ahmadi menyebut, kemungkinan kurangnya peserta karena adanya perubahan kompetisi.
Sebelumnya kasta sepak bola Indonesia hanya tiga tingkatan. Kini menjadi empat.
Liga 3 sebelumnya berubah menjadi Liga Nusantara.
Akibatnya, klub-klub harus melalui perjalanan panjang untuk bisa naik ke kasta tertinggi, Liga 1
"Mungkin saja karena terlalu lama dan panjang (jenjang naik ke Liga 1)," ungkapnya.
Selain itu, tambah dia, klub mungkin terbatas anggaran.
Padahal pemerintah membolehkan klub di bawah naungan Askab/Askot PSSI mendapat bantuan anggaran dari pemerintah.
Harusnya ini menjadi kesempatan menjalin kerja sama yang baik untuk menggaet sponsor ship.
Namun, tentunya dibarengi dengan pertanggungjawaban anggaran.
"Tidak dibatasi jumlahnya. Yang penting bisa dipertanggungjawabkan anggaran tersebut. Jangan asal-asal karena pemerintah punya," tandas Ahmadi.
18 Klub Peserta Liga 4 Sulsel
1. Persiban Bantaeng
2. Persibone Bone
3. Persim Maros
4. Kasiwa FC
5. Sultan Jaya
6. Makassar Jaya FC
7. PS Luwu
8. Masolo United
9. Perslutim
10. Persigowa
11. PS Rajawali Muda
12. QDR Makassar
13. PS Bank Sulselbar
14. PS Indonesia Muda Makassar
15. Persipare
16. Gowa United
17. Mangiwang United
18. Gasbar Barru (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Daftar-18-klub-ikut-Liga-4-Sulsel.jpg)