Nikel Masih Komoditas Ekspor Tertinggi di Sulsel, Disusul Besi dan Baja
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada November 2024 USD 168,87 juta atau setara Rp2,7 triliun.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada November 2024 USD 168,87 juta atau setara Rp2,7 triliun.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,16 persen bila dibanding ekspor pada Oktober 2024 yang mencapai USD 187,96 juta atau Rp3,04 triliun.
Data ini disampaikan Kepala BPS Sulsel Aryanto, dalam Konferensi Pers Bulanan yang disiarkan secara langsung melalui YouTube BPS Sulsel, Kamis (2/1/2025).
“Selanjutnya, nilai ekspor pada November 2024 naik 6,82 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar USD 158,09 juta atau Rp2,56 triliun,” kata Aryanto.
Aryanto memaparkan, nikel merupakan komoditas dengan nilai ekspor tertinggi dari Sulsel pada November 2024 dengan nilai sebesar 53,36 persen.
Lalu diikuti kelompok komoditas besi dan baja sebesar 9,30 persen, ikan dan udang 8,56 persen, biji-bijian berminyak 6,99 persen, serta lak, getah dan damar 5,09 persen.
Bila dibandingkan dengan Oktober 2024, nilai ekspor komoditas nikel naik sebesar 25,45 persen.
Kemudian besi dan baja turun sebesar 68,79 persen, biji-bijian berminyak turun 10,52 persen, ikan dan udang naik 31,96 persen serta lak, getah dan damar naik 7,69 persen.
Aryanto juga menyebut bahwa lima negara tujuan ekspor pada November 2024 dengan nilai terbesar.
Dimulai Jepang dengan nilai sebesar 56,67 persen, Tiongkok 25,05 persen, Vietnam 2,13 persen, Taiwan 2,03 persen, dan Amerika Serikat 1,94 persen.
Jika dibandingkan dengan Oktober 2024, nilai ekspor Sulsel ke Jepang naik sebesar 25,24 persen.
“Sementara nilai ekspor ke Tiongkok turun sebesar 48,61 persen, nilai ekspor ke Vietnam naik sebesar 93,46 persen, nilai ekspor ke Taiwan naik sebesar 95,46 persen, dan nilai ekspor ke Amerika Serikat turun sebesar 42,02 persen,” sebut Aryanto.
| Lampaui Target, Donor Darah di Karebosi Link Makassar Kumpul 299 Kantong Darah |
|
|---|
| Asmo Sulsel Gandeng Polres Gowa Edukasi Keselamatan Berkendara Siswa SMAN 20 Gowa |
|
|---|
| KONI Pinrang Tunggu Kepastian Lokasi Porprov Sulsel 2026 |
|
|---|
| Perpadi Dorong Produksi Beras Fortifikasi di Penggilingan Lokal Sulsel |
|
|---|
| Gaungkan Moralitas Digital, Kemenham Sulsel Perkuat Literasi HAM 300 Mahasiswa Unibos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Grafis-komoditas-dan-negara-tujuan-ekspor-Sulsel-pada-November-2024.jpg)