Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gegara Cuaca Ekstrem, BPBD Sinjai Tunda Pencarian Nelayan Hilang di Laut

Kepala BPBD Sinjai, Budiaman, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Tim SAR.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Saldy Irawan
Thinkstock
Ilustrasi Tenggelam di Sinjai 

TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai mulai mempersiapkan upaya pencarian terhadap Namung (57), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di laut.

Kepala BPBD Sinjai, Budiaman, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Tim SAR.

“Kami sudah menghubungi Kapolsek Pulau Sembilan, dan diinformasikan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan Tim SAR Brimob,” kata Budiaman, Kamis (5/12/2024).

Budiaman menjelaskan bahwa warga Pulau Sembilan telah memulai pencarian sejak sore tadi.

Namun, pencarian oleh BPBD baru akan dilakukan esok hari karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

“Kami sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk pencarian. Jika cuaca membaik, kami langsung turun ke lapangan,” ujarnya.

Menurut Budiaman, perairan di Teluk Bone Selatan tempat korban dilaporkan hilang sedang dilanda ombak tinggi dan angin kencang.

“Kondisi ini sangat berisiko, sehingga pencarian tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari,” jelasnya.

Sebelumnya, Namung, warga Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, dilaporkan hilang saat mencari gurita di laut Kamis pagi.

Kepala Desa Pulau Harapan, Mukrimin, menyebutkan bahwa korban turun ke laut dengan perahu sampan miliknya.

Namun hingga sore, korban tidak kunjung kembali.

“Warga menemukan perahu milik korban terdampar di Pulau Padaelo. Namun, keberadaan korban hingga saat ini belum diketahui,” ujar Mukrimin.

Korban diduga hilang di laut, dan pencarian akan dilanjutkan dengan melibatkan BPBD serta pihak terkait lainnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved