Meriah! La Mata Esso Persembahkan Pentas Seni Teater, Tari Hingga Band
Enam tahun La Mata Esso mempersembahkan pentas seni memanjakan masyarakat. Mengangkat tajuk "Asrutavani : Suara yang Tak Terdengar"
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pentas seni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) La Mata Esso Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar berlangsung meriah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Minggu (1/12/2024) siang.
Enam tahun La Mata Esso mempersembahkan pentas seni memanjakan masyarakat.
Kali ini, La Mata Esso mengangkat tajuk "Asrutavani : Suara yang Tak Terdengar"
"La Mata Esso organisasi bergerak bidang seni, ada beberapa devisi. Ada teater, paduan suara, band akustik dan Tari," jelas Ershan, Ketua Panitia Seni UKM.
Rangkaian penampilan disusun memeriahkan pentas.
Mulai dari penampilan seni tari tradisional dan kreasi.
Kemudian penampilan band oleh mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar.
Puncaknya, teater bernuansa komedi yang menghibur para penonton.
Raut wajah gembira menghiasi setiap pertunjukan teater.
Acapkali tawa juga terpancar kala menonton pertujukan teater.
"Teater itu kami angkat komedi, karena pengalaman tahun lalu. Dulu sedih-sedih, tapi orang gampang bosan. Jadi kita bawa komedi sekarang supaya bisa terhibur," jelas Ershan.
Ersan mengaku punya alasan khusus mengangkat tema Asrutavani.
"Konsep kita seseorang tak didengar. Kita ingin semua suara masyarakat bisa didengarkan. Karena kerap ada suara yang tidak terdengarkan karena keterbatasan. Sehingga ini pentingnya kita saling merangkul," jelasnya.
Selama ini, UKM La Mata Esso aktif dalam lomba kesenian di Makassar.
Berkali-kali La Mata Esso ikut dalam pertunjukan seni hingga lomba nasional.
"Selain buat pensi, kita sering ikuti rangkaian lomba. Paling sering di Karebosi, waktu 2023," katanya.
Pertunjukan seni kali ini pun menandai tahun keenam, La Mata Esso menggelar pentas tahunan.(*)
| Dusan Lagator Pemain Terbaik PSM Makassar vs PSIM Jogja, Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan |
|
|---|
| Legislator Ray Suryadi Puji Gebrakan Appi Bangun Jembatan Barombong |
|
|---|
| Kisah Ayub Bocah asal Takalar Dirawat Nenek di Makassar, Camat Panakkukang Turun Tangan Urus BPJS |
|
|---|
| Daftar Pelatih Tersukses di Indonesia, Tiga Orang Pernah Bawa PSM Makassar Juara |
|
|---|
| Appi Sudah Prediksi PSM Makassar Menang atas PSIM Jogja, Titik Kebangkitan Juku Eja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-Pentas-Seni-La-Mata-Esso.jpg)