Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kampanye Akbar INIMI DIA

900 Titik Disisir Danny-Azhar Selama Kampanye, Dari Pasar Tradisional Hingga Daerah Terisolir

Selama kampanye, Danny-Azhar menyisir lebih dari 900 titik, dari pasar tradisional hingga daerah terisolir.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Timur
Cagub Sulsel Danny Pomanto saat kampanye akbar di Kawasan MNEK CPI Jl Metro Tanjung Bunga, Jumat (22/11/2024). Danny-Azhar menutup masa kampanye dengan mengunjungi lebih dari 900 titik di Sulsel, menyampaikan visi misi, dan mendengar aspirasi masyarakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masa kampanye politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak berakhir besok, Sabtu (23/11/2024).

Kampanye politik calon kepala daerah digelar selama dua bulan, mulai 25 September lalu.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Danny Pomanto-Azhar Arsyad telah menyisir lebih dari 900 titik di Sulsel selama masa kampanye tersebut.

Kampanye Danny-Azhar dimulai di Kabupaten Gowa dan berakhir di Kabupaten Gowa pula.

Jika digabungkan, paslon nomor urut satu ini telah menjangkau lebih dari 900 titik, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, hingga daerah terisolir.

Seluruh lapisan masyarakat telah ditemui Danny selama masa kampanye tersebut.

Mulai dari petani, nelayan, peternak, petambak, pedagang kecil, pekerja, tokoh pemuda, tokoh adat, hingga tokoh lintas agama.

Cagub Sulsel Danny Pomanto mengatakan, INIMI-DIA hari ini melangsungkan kampanye akbar di akhir masa kampanye.

"Kami dengan sistem yang efektif menyampaikan orasi kampanye sebagai penutup masa kampanye kami setelah mengunjungi lebih dari 900 titik di Sulsel, dan INIMI hampir mengunjungi seluruh kelurahan di Kota Makassar," ucap Danny Pomanto.

Dalam kampanye dialogis itu, dirinya dan Danny Pomanto menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan dari rakyat.

Dari Pulau Selayar hingga ke tepian Danau Matano di penghujung Luwu Timur.

Baca juga: Kampanye Akbar Danny-Azhar, Berlayar dengan Kapal Pinisi di CPI Makassar

Dari hingar-bingarnya pusat kota sampai ke titik tersunyi nan indah di Seko dan Rongkong yang nyaris terabaikan.

Bagi pasangan dengan tagline DIA Save Sulsel ini, rakyat berhak hidup sejahtera, makmur, dan berkeadilan, tanpa diskriminasi, tanpa terkecuali.

"Setiap warga, apapun agama, etnis, budaya, dan tradisinya, berhak hidup aman dan nyaman di tanah mereka lahir dan dibesarkan," ujarnya.

Kata Danny, kampanye akbar ini menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan-gagasan dan kemampuan masyarakat untuk menghadapi Pilkada.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved