Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Jatim 2024

Elektabilitas Terbaru Calon Gubernur Jawa Timur, Dua Paslon Kewalahan Kejar Elektabilitas Saingan

Tiga pasangan calon Pilkada Jatim yakni petahana Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans)

Tayang:
Editor: Ansar
TribunJatim
Tiga pasangan calon di Pilkada Jatim 2024. Berikut ini hasil survei elektabilitas terbaru tiga paslon di Pilkada Jatim 2024. 

Untuk generasi Z (<28>

Terdapat 15,3 persen responden generasi Z yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan (undecided voters).

Untuk generasi Y-Muda (28-35), Khofifah-Emil mendapat dukungan 54,5 persen responden, disusul Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 18,6 persen, dan 3,4 persen dukungan untuk Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Terdapat 23,4 persen responden generasi Y-muda yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan (undecided voters).

Untuk generasi Y-Madya (36-42), Khofifah-Emil mendapat dukungan 44,4 persen responden; disusul Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 25,6 persen, dan 2,3 persen dukungan untuk Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Serta terdapat 27,8 persen responden generasi Y-Madya yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan (undecided voters).

Untuk generasi X (44-57), Khofifah-Emil mendapat dukungan 56,3 persen responden, disusul Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 18,1 persen, dan 3,5 persen dukungan untuk Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Serta terdapat 22,1 persen responden generasi X yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan (undecided voters).

Sementara itu untuk generasi baby boomers (58-76), Khofifah-Emil mendapat dukungan 50,4 persen responden; disusul Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 19,3 persen, dan 1,5 persen dukungan untuk Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Serta terdapat 28,9 persen responden generasi baby boomers yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan (undecided voters).

"Dari sini usia tidak menjadi variabel pembeda. Keliatan hampir semua kelompok usia, Khofifah-Emil unggul.

Jadi variabel usia tidak menjadi isu," kata Yohan Wahyu, Peneliti Litbang Kompas dalam program Obrolan News Room Kompas.com, Jumat (15/11/2024) pagi.

"Tapi kalau kita bandingkan dalam diri masing-masing pasangan calon, Risma-Gus Hans itu lebih kuat di pemilih tengah paruh baya, 36- 43 tahun."

"Ini pemilih yang mungkin punya pengalaman memilih 1-2 kali pemilu. Mereka basisnya di situ, sama genz itu basisnya Risma dan Gus Hans. Sementara Khofifah hampir merata di semua generasi," tambah dia.

Yohan juga menyebut ada pertanyaan apakah tokoh-tokoh lain menjadi pertimbangan saat memiliki gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved