Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga Champhions

Arsenal vs PSG: The Gunners Andalkan Senjata Bola Mati

Arsenal akan menggunakan senjata ampuh berupa sepakan bola mati saat mereka berupaya mengeksploitasi kelemahan Paris Saint Germain

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Arsenal akan menggunakan senjata ampuh berupa sepakan bola mati saat mereka berupaya mengeksploitasi kelemahan Paris Saint Germain dalam pertarungan Liga Champions. Arsenal dan Paris Saint-Germain akan bertarung di fase Liga di Stadion Emirates pada Rabu (2/10) Pukul 02.00 WIB. 

Live ON

beIN Sports 3 Indonesia 

Rabu (2/10) Pukul 02.00 WIB

TRIBUN-TIMUR.COM- Arsenal akan menggunakan senjata ampuh berupa sepakan bola mati saat mereka berupaya mengeksploitasi kelemahan Paris Saint Germain dalam pertarungan Liga Champions.

Arsenal dan Paris Saint-Germain akan bertarung di fase Liga di Stadion Emirates pada Rabu (2/10) Pukul 02.00 WIB.

Tim asuhan Mikel Arteta telah muncul sebagai kekuatan paling unggul di Eropa dalam hal tendangan sudut dan tendangan bebas berkat master sepakan bola mati mereka, Nicolas Jover.

Setelah bekerja dengan Arteta selama mereka berada di staf kepelatihan Manchester City asuhan Pep Guardiola, Nicolas Jover dibujuk untuk mengikuti temannya ke Arsenal pada tahun 2021.

Skema cerdik Jover telah menjadi rahasia kesuksesan Arsenal yang tak terungkap hingga musim ini ketika eksekusi indah mereka akhirnya terlihat jelas oleh lawan yang kewalahan.

The Gunners telah mencetak 44 gol dari bola mati (tidak termasuk penalti) sejak kedatangan Jover, termasuk 25 gol di Liga Premier sejak awal musim lalu.

Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di antara tim mana pun di kasta tertinggi Inggris dalam periode tersebut, dengan 19 gol di antaranya berasal dari tendangan sudut, termasuk sundulan penting Gabriel Magalhaes dalam hasil imbang 2-2 di markas rival juara Manchester City.

Pentingnya Jover bagi Arsenal terlihat jelas ketika Arteta memeluknya erat-erat di pinggir lapangan ketika sundulan Gabriel lainnya dari tendangan sudut memastikan kemenangan penting 1-0 di Tottenham awal musim ini.

"Di bidangnya di bidang lain, sebagai pribadi, hubungan yang kami miliki, itulah mengapa saya membuat keputusan untuk membawanya ke City ketika saya masih di sana dan kemudian ke Arsenal," kata Arteta dikutip dari AFP.

"Dia dan staf telah menyuntikkan keyakinan kepada para pemain bahwa ada banyak cara untuk memenangkan pertandingan sepak bola. Ini benar-benar hebat dan memberi kita banyak hal. Jadi, pujian yang besar untuk mereka semua, tentu saja."

Jover telah menyulap rutinitas menipu untuk menyerang dan bertahan dari bola mati.

Kreasi tersukses dari pria kelahiran Jerman berusia 42 tahun ini adalah saat kiper lawan ditekan oleh sekumpulan pemain Arsenal saat Gabriel mengatur waktu larinya untuk menyambut tendangan sudut di tiang jauh.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved