Headline Tribun Makassar
Indonesia Naik ke Peringkat 130 FIFA
Hasil ini membuat Indonesia mendapatkan 8,57 poin dan membuat Indonesia naik dari posisi 132 menjadi 130 FIFA.
TRIBUN-TIMUR.COM - Posisi Timnas Indonesia di peringkat FIFA naik dua poin ke peringkat 130 usai menahan imbang 0-0 Timnas Australia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Selasa (10/9) malam.
Hasil ini membuat Indonesia mendapatkan 8,57 poin dan membuat Indonesia naik dari posisi 132 menjadi 130 FIFA.
Perlu diketahui bahwa Timnas Australia berada di peringkat ke-24 FIFA. Australia juga sudah berpengalaman mengikuti ajang Piala Dunia.
Pada pertandingan yang disaksikan langsung kurang lebih 70 ribu suporter yang memadati Stadion GBK ini, Timnas Indonesia langsung menekan di awal babak pertama.
Sesaat setelah kick off dilakukan, Sandy Walsh dan Rafael Struick langsung mengancam gawang Australia dengan sepakan yang bolanya diblok kiper Matthew Ryan.
Baca juga: Klasemen Kualifikasi Piala Dunia Grup C: Timnas Indonesia di atas Australia, Arab Saudi Geser Jepang
Timnas Indonesia kemudian lantas mencoba agresif menyerang dan menghasilkan sepak pojok.
Australia bisa membendung serangan tim Merah Putih sembari mencoba mengatur koordinasi keluar dari tekanan.
Australia sempat pula membawa bola masuk ke kotak penalti Indonesia, namun Rizky Ridho dan kawan-kawan juga solid dalam bertahan.
Pada menit ke-20 Australia memiliki peluang lewat sepakan Harry Soutar. Maarten Paes tampil apik dengan menepis kans tersebut.
Dua menit kemudian Paes kembali menghalau sundulan Souttar. Dua peluang Socceroos tersebut hadir dari situasi tendangan penjuru.
Timnas Indonesia kemudian kehilangan penguasaan bola. Australia dominan memainkan si kulit bulat.
Selain tekanan Australia, terdapat kesalahan umpan pula dari lini belakang yang membuat lawan bisa membuat situasi berbahaya.
Tim tamu kembali memiliki peluang emas melalui sepakan Nestory Irankunda yang mengenai tiang kiri gawang pada menit ke-33.
Bola sempat memantul ke kaki Paes. Laju bola tak berlanjut ke gawang dan dibuang.
Dua menit berselang giliran Craig Goodwin yang punya kesempatan.
Dari sisi kiri Goodwin menembus kotak penalti dan melepaskan tembakan. Lagi-lagi Paes melakukan penyelamatan gemilang.
Australia berupaya mempertahankan ritme yang sudah mereka dapat sejak sepertiga awal babak pertama.
Sementara Indonesia masih terus berusaha mencuri kesempatan memainkan bola dan melepaskan serangan cepat.
Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor 0-0 bertahan.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memasukkan Witan Sulaeman. Witan ditugaskan mengganti Rafael Struick.
Timnas Indonesia memperoleh peluang emas pada menit ke-54 setelah kesalahan umpan dilakukan oleh pemain Australia.
Bola kemudian dikuasai oleh Ragnar dan sang pemain berlari menuju gawang Australia.
Ragnar mengakhiri aksi dengan sepakan kaki kiri tapi bola masih bisa dihadang pemain belakang Australia.
Di menit ke-56, sepakan sepakan Marselino Ferdinan melebar di atas gawang Australia. Suporter yang menyaksikan, langsung histeris.
Timnas Australia juga punya banyak peluang. Di menit ke-68, Adam Taggart memiliki peluang emas.
Adam berdiri bebas di dalam kotak penalti Timnas Indonesia dan memiliki ruang untuk melepaskan tendangan keras.
Beruntung, laju bola bisa dihentikan oleh Maarten Paes.
Demikian pula di menit ke-77, bola hasil tandukkan Awer Mabil melebar tipis di sisi kiri gawang Timnas Indonesia.
Gol yang ditunggu tak kunjung hadir hingga pertandingan berakhir.
Timnas Indonesia harus puas dengan satu poin usai menahan imbang Australia 0-0.
Hasil ini tentu patut dibanggakan. Pasalnya Timnas Indonesia mampu menahan imbang Australia yang memiliki ranking FIFA jauh lebih baik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Momen-para-pemain-Timnas-Indonesia-menyanyikan-lagi-Indonesia-Raya.jpg)