Seminar Internasional 4 Ethos 4 Jusuf
Syekh Jusuf di Tengah Jalan Islamisasi dan Kapitalisasi
Sejarawan dan Birokrat Indonesia Dr Anhar Gonggong mengulas tentang sosok Syekh Jusuf Al-Maqassari dalam Seminar Internasional '4 Ethos, 4 Jusuf'
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Syekh Jusuf Al-Maqassari pemimpin terdidik dan tercerahkan.
Hal ini diungkapkan Sejarawan dan Birokrat Indonesia Dr Anhar Gonggong mengulas tentang sosok Syekh Jusuf Al-Maqassari.
"Saya memberikan definisi yang sangat sederhana, Pemimpin ialah orang yang mampu dan bersedia melampaui diri," jelas Dr Anhar Gonggong dalam Seminar Internasional '4 Ethos, 4 Jusuf' di Kampus Unhas pada Senin (2/9/2024).
Pemimpin disebutnya terdidik melalui pemikiran.
Lalu kecerdasannya berasal dari jiwa dan hati.
Pada titik temu antara pikiran dan hati ini maka lahir sosok pemimpin.
Titik ini kemudian hadir dalam sosok Syekh Jusuf Al-Maqassar.
"Kalau tidak ada orang yang bersedia melampaui diri saat dijajah termasuk syekh Jusuf, belum tentu kita disini duduk sebagai orang merdeka," kata Anhar Gonggong.
Anhar mengakui Syekh Jusuf sebagai sosok yang terdidik dan tercerahkan.
Sosok yang mampu melampaui diri sebagai seorang pemimpin.
Pengakuan muncul saat Syekh Jusuf berkeliling 20 tahun dalam belajar.
Menyisir negara-negara timur hingga ke belahan barat.
Baca juga: Prof Nurhayati: Siri Na Pacce, Nilai Tertinggi dan Agung Warga Bugis-Makassar
"Bisa dibayangkan, abad ke-17 memiliki ke khas-an tertentu. Islam mulai masuk, tapi kapitalisme serakah bertemu," katanya.
"Disinilah dua kekuatan itu berhadapan, Syekh Jusuf berada ditengah perkelahian kapitalisme dan kebenaran Islamisme," sambungnya.
Posisi Syekh Jusuf disebutnya begitu sentral.
| VIDEO: Seminar International Prinsip Karakter Bugis Makassar 4 Ethos 4 Jusuf |
|
|---|
| Penyebab Jusuf Kalla 4 Tahun Sekolah di SMP |
|
|---|
| Menilik Jejak Perjuangan Syekh Yusuf di Cape Town, Tak Bisa Dibungkam Termasuk Penjara/Pengasingan |
|
|---|
| Jusuf Kalla Ungkap Alasan Jenderal M Jusuf Lepas Gelar Andi Saat Ada yang Berburu Gelar Serupa |
|
|---|
| Mengenang Jenderal Jusuf, JK: Jangan Lagi Panggil Saya Andi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dr-Anhar-Gonggong-dalam-Seminar-Internasional-4-Ethos-4-Jusuf-di-Kampus-Unhas.jpg)