Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Target 10 Tim Lolos Panggung Abdidaya Nasional, UNM Beri Bimtek PKP Mahasiswa PPK Ormawa

UNM menargetkan meloloskan lebih dari 10 tim ke panggung Abdidaya Nasional Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa

Editor: Ari Maryadi
UNM
Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Tahun 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) menargetkan meloloskan lebih dari 10 tim ke panggung Abdidaya Nasional Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Tahun 2024 di Bali.

Kampus pencetak guru itu terus tancas gas.

Salah satunya lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Tahun 2024. 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29-31 Agustus 2024 di Hotel Vasaka, diikuti oleh para tim pelaksana PPK Ormawa UNM dan dosen pendamping.

Pasca bimtek PKP2 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mahasiswa awal Agustus, UNM kembali tancap Bimtek PKP PPK Ormawa sebagai persiapan menuju Abdidaya.

Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UNM Arifin Manggau dan dihadiri oleh para Wakil Dekan III.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Taskforce PPK Ormawa UNM Prof Bakhrani Rauf menekankan pentingnya kegiatan PKP dalam mendukung pencapaian prestasi di ajang Abdidaya.

Bakhrani Rauf menyampaikan optimisme atas potensi 14 tim pelaksana PPK Ormawa UNM untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

“Kami berharap lebih dari 10 tim kita bisa lolos ke Abdidaya, bahkan seluruhnya. Ini akan menjadi capaian yang luar biasa dan meningkatkan reputasi UNM di tingkat nasional,” ujar Ketua Tim Taskforce.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM Dr. Arifin Manggau, M.Pd. dalam sambutannya berharap agar seluruh peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan dengan baik.

“Semoga bimtek ini dapat menjadi penguatan bagi adik-adik semua dalam menyusun laporan PKP yang berkualitas,” ungkapnya.

Bimbingan teknis ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai proses PKP, mulai dari penyusunan logbook kegiatan dan keuangan hingga penyajian hasil laporan dalam bentuk presentasi.

Materi yang disampaikan oleh narasumber kompeten meliputi strategi sukses PKP, penyusunan logbook yang efektif, dan teknik penyajian presentasi yang menarik.

Melalui metode blended learning yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber dan sesama peserta.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun proposal PPK Ormawa yang berkualitas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved