Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Menkominfo Bicara Judi Online

Ketua Projo: Gak Usah Nitip Mas Kaesang

Organisasi relawan Projo dirumorkan akan bertransformasi menjadi partai politik setelah Presiden Joko Widodo selesai menjabat 20 Oktober 2024.

Editor: Edi Sumardi
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi 

Jangan tanyakan ke saya, Projo jadi partai itu. Tanyakan aja kepada seluruh teman-teman Projo yang ada. Karena aspirasinya cukup beragam. Ada yang bilang jadi partai, ada yang bilang transformasi. Seperti itulah.

Tapi sounding terkuatnya belum bisa diketahui?

Nanti kita tunggu dinamikanya. Buat saya begini menjadi partai politik atau tidak itu adalah pilihan bagi Projo untuk merumuskan langkah-langkah. Karena organisasi itu kan alat.

Nah pertanyaan kita kan selalu adalah apakah Projo perlu menjadi partai atau tetap menjadi ormas seperti saat ini. Buat saya sih mengalir aja. Kita ga mendesain khusus gitu. Ini Projo nanti jadi ini. Kita ga pernah.

Projo ini kan boleh dibilang cawe-cawe terkait dengan Pikada?

Jangan bahasanya cawe-cawe dong. Projo ini berpartisipasi aktif. Beda cawe-cawe. Dan itu di dalam alam demokrasi itu tanggung jawab seluruh warga bangsa dong untuk peduli. Bukan cawe-cawe.

Oh jadi bukan cawe-cawe ya?

Memang Projo tidak boleh ikutan mengurus Pilkada. Ya boleh dong.

Padahal cawe-cawe itu dalam bahasa Jawa artinya ikut serta? Iya kan? Berarti bagus juga?

Kalau bahasa kami itu berpartisipasi aktif.

Apakah partisipasi aktif Projo itu menyuarakan pikiran Pak Jokowi?

Ya pastilah kan spirit. Pikiran itu kan semangat.

Jadi kalau Projo misalkan dukung si A. Berarti itu ada Pak Jokowi dukung si A itu dong?

Pasti akan ditangkap. Kita ga bisa menyalahkan masyarakat berpersepsi seperti itu.

Tapi itu bener ga sih?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved