Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Sidrap 2024

Dapat Dukungan Kaesang, Syahar-Kana'ah Makin Mantap Maju Pilkada Sidrap Tantang Putra Dollah Mando

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyerahkan SK rekomendasi dukungan kepada politisi Nasdem Syaharuddin Alrif di pilkada Sidrap 2024

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Erlan Saputra Tribun Timur
Pasangan Syaharuddin Alrif dan Nur Kana'ah menerima rekomendasi dukungan dari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, pada Selasa (30/7/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyerahkan SK rekomendasi dukungan kepada politisi Nasdem Syaharuddin Alrif di pilkada Sidrap 2024.

Syahar akan menantantang putra mantan Bupati Sidrap Dollah Mando, Muhammad Yusuf Dollah.

Dukungan tersebut diumumkan meskipun PSI tidak memiliki kursi di DPRD Sidrap.

Syahar, yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPW NasDem Sulsel dan Wakil Ketua DPRD Sulsel, merupakan mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel.

Dalam Pemilu 2024, Syaharuddin meraih suara terbanyak dengan 80.015 suara pribadi di Dapil Sidrap, Enrekang, dan Pinrang.

Keberhasilannya membantu NasDem meraih 17 kursi di DPRD Sulsel memperkuat posisinya sebagai kandidat balon bupati potensial.

Adapun penyerahan rekomendasi dukungan dilakukan di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, pada Selasa (30/7/2024).

Kaesang Pangarep juga memberikan dukungan serupa kepada 19 bakal calon kepala daerah lainnya di Sulsel.

Usai menerima surat dukungan, Syahar lantas mengucapkan terima kasih kepada Kaesang dan PSI.

Ia percaya bahwa dukungan dari PSI akan memberikan dampak signifikan terhadap dirinya di Pilkada Sidrap 2024.

Syahar mengungkapkan, dukungan PSI tentu akan memperkuat basis dukungannya di Sidrap.

"Jaringan PSI yang luas di pusat, wilayah, dan Sidrap menambah dorongan kekuatan kami untuk memenangkan Pilkada Sidrap," kata Syahar.

Sejauh ini, Syahar-Nurkanaah telah mengamankan usungan dari Partai NasDem dengan 12 kursi, Partai Perindo dengan 2 kursi, dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 1 kursi.

Ditambah dukungan dari PSI, Gelora, dan Hanura.

Ia juga optimis dukungan akan terus meningkat seiring dengan naiknya elektabilitasnya.

"Insyaallah ini akan bertambah seiring dengan elektabilitas kami semakin meningkat," terangnya.

Ia menambahkan, hasil survei menunjukkan tingkat elektabilitasnya mencapai lebih dari 80 persen.

Itu paling tertinggi dibanding figur kandidat lainnya.

"Alhamdulillah hasil survei bulan Mei, Juni, dan Juli menunjukkan angka 89 persen untuk survei berpasangan," jelas Syahar.

PSI Jagokan Andi Sudirman-Fatmawati di Pilgub Sulsel

Tak hanya Syahar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga mendukung peniuh pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati di Pilgub Sulsel 2024.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) dukungan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di Hotel Claro Makassar pada Selasa (30/7/2024) siang.

Dalam acara tersebut, Fatmawati Rusdi hadir secara langsung untuk menerima surat dukungan.

Sementara Andi Sudirman Sulaiman mengikuti acara melalui virtual.

Dalam sambutannya, Kaesang Pangarep memberikan ucapan selamat dan dukungan penuh untuk pasangan Andi Sudirman dan Fatmawati.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini menyampaikan selamat berkompetisi.

Terlebih jika nantinya bisa memenangkan pertarungan Pilgub Sulsel, Andi Sudirman dan Fatmawati Rusdi diingingatkan agar menjalankan kepercayaan PSI dan masyarakat.

"Jangan korupsi, meskipun hanya satu rupiah. Kalau terlibat korupsi, bisa masuk penjara," tegas Kaesang.

Dia juga berharap agar pasangan ini dapat bersinergi dengan program pemerintah pusat.

Itu dimulai dari kebijakan Presiden Jokowi hingga Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Kaesang mengakhiri sambutannya dengan ucapan selamat bertarung dan menyatakan harapannya untuk bertemu kembali setelah pelantikan.

Terpisah, Fatmawati Rusdi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kaesang Pangarep.

Ia juga mengucapkan apresiasi kepada Ketua DPW PSI Sulsel Muhammad Surya dan Sekretaris DPW Maqbul Halim.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Mas Ketum PSI yang telah memberikan amanah kepada kami," ujar Fatmawati dalam sambutannya.

Ia menambahkan, dengan dukungan PSI, Nasdem dan parpol pengusung lainnya akan bersatu memenangkan Pilgub Sulsel.

"InsyaAllah, ketika terpilih, kami akan bekerja bersama PSI dan mengemban amanah rakyat," tutupnya.

Peta kekuatan partai politik berubah jelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2024 (Pilgub Sulsel).

Partai Nasdem tampil jadi pemenang mengalahkan Golkar.

Nasdem jadi parpol penguasa DPRD Sulsel periode 2024-2029.

Di bawah komando Rusdi Masse, Nasdem meraih 17 kursi DPRD Sulsel.

Wilayah Ajatappareng yakni Sidrap, Pinrang, Enrekang jadi lumbung kursi Nasdem.

Nasdem bisa mengusung sendiri pasangan calon Gubernur calon wakil Gubernur Sulsel tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.

Golkar jadi pemenang kedua dengan perolehan 14 kursi.

Meski kalah dari Nasdem, Taufan Pawe berhasil menambah kursi Golkar dari 13 menjadi 14 kursi.

Golkar jawara di Dapil VI, Dapil X (Tana Toraja-Toraja Utara), dan Luwu Raya.

Gerindra tampil jadi pemenang ketiga di Sulsel dengan perolehan 13 kursi.

Andi Iwan Darmawan Aras berhasil menambah kursi Gerindra dari 11 kursi menjadi 13 kursi.

Wilayah Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) jadi dapil kemenangan Gerindra.

Partai Parsatuan Pembangunan (PPP) jadi pemenang keempat.

Partai berlambang Kakbah itu meraih 8 kursi DPRD Sulsel.

Imam Fauzan berhasil menambah kursi PPP dari 6 kursi menjadi 8 kursi.

Kelima ditempati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

PKB mempertahankan perolehan 8 kursi sama seperti Pemilu 2019 lalu.

PKB berhak mendudukkan kadernya jadi Wakil Ketua IV DPRD Sulsel periode 2024-2029.

Posisi keenam dan ketujuh ditempati Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Keduanya masing-masing meraih 7 kursi.

Kedelapan ditempati PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan meraih 6 kursi, turun dua kursi dibanding Pemilu 2019 lalu.

PAN meredup di Pemilu 2024.

Partai berlambang matahari terbit itu hanya meraih 4 kursi DPRD Sulsel, turun tiga kursi dibandingkan Pemilu 2019 lalu

Terakhir ditempati Hanura yang meraih satu kursi.

Perolehan kursi DPRD Sulsel Periode 2019-2024

1. Nasdem 17 kursi

2. Golkar 14 kursi

3. Gerindra 13 kursi

4. PPP 8 kursi

5. PKB 8 kursi

6. Demokrat 7 kursi

7. PKS 7 kursi

8. PDI Perjuangan 6 kursi

9. PAN 4 kursi

10. Hanura 1 kursi

Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:

27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;

24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;

5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;

31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;

24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;

27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;

27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;

22 September 2024: Penetapan pasangan calon;

25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;

27 November 2024: pelaksanaan Pemungutan suara;

27 November-16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Debat akan ada di tahapan 25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved