Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Bacaan Tahiyat Akhir Arab, Latin, dan Artinya

Tahiyat akhir atau biasa disebut tasyahud akhir adalah duduk tahiyat pada rakaat terakhir dalam sholat.

Editor: Hasriyani Latif
pexels/Michael Burrows
Ilustrasi Tahiyat Akhir dalam Sholat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dalah sholat, ada banyak bacaan dan gerakan yang dilakukan.

Setiap Gerakan sholat harus dilakukan sesuai urutannya dan dilakukan dengan khusyuk.

Saat mendekati akhir sholat, terdapat doa yang memiliki keistimewaan yakni bacaan tahiyat akhir.

Tahiyat akhir atau biasa disebut tasyahud akhir adalah duduk tahiyat pada rakaat terakhir dalam sholat.

Ini adalah gerakan terakhir dalam sholat sebelum salam.

Baca juga: Doa Tahiyat Akhir Lengkap Sampai Salam: Arab, Latin, dan Terjemahan

Sebagaimana dalam hadits yang menyebutkan bagaimana Rasulullah SAW melakukan duduk tahiyat akhir yang berisi:

“Diriwayatkan dari Muhammad bin Amr bin Atha’, bahwa ketika ia duduk bersama beberapa orang sahabat Nabi saw, ia menceritakan cara shalat Nabi saw, kemudian berkatalah Abu Hamid as- : Saya melihatnya ketika bertakbir beliau menjadikan (mengangkat) kedua tangannya setentang dengan bahunya, dan apabila ruku, beliau meletakkan kedua tangannya dengan kuat pada lututnya serta membungkukkan punggungnya, apabila mengangkat kepala beliau meluruskan (badannya) sehingga semua tulang-tulang kembali pada tempatnya”

Bacaan doa tahiyat akhir mengandung pujian dan salam kepada Allah SWT.

Tahiyat Akhir menjadi penutup yang sempurna dalam sholat karena melalui doa ini umat Muslim menyatakan penghambaan dan pengagungan kepada Allah SWT.

Bacaan Tahiyat Akhir

Dalam shalat, membacakan tahiyat akhir merupakan rukun yang harus dilakukan.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. As salaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.

Aallaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam."

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved