Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Brimob vs Polisi

Sosok Irjen Eddy Sumitro Kapolda Maluku Baru Jebolan Akpol 1989, 'Disambut' Kasus Brimob vs Polisi

Momen menunggu pergantian atau serah terima jabatan Kapolda Maluku dari Irjen Lotharia Latif ke Irjen Eddy Sumitro terjadi bentrok Brimob vs Polisi.

Editor: Alfian
ist
Kapolda Maluku yang baru Irjen Eddy Sumitro Tambunan (kiri) dan bentrok Brimob vs Polisi Polres Tual Maluku. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Meski belum resmi menjabat sebagai Kapolda Maluku, namun Irjen Eddy Sumitro 'disambut' peristiwa bentrokan antara Brimob vs Polisi di Kota Tual.

Ya, Irjen Eddy Sumitro berdasarkan telegram Kapolri ditunjuk sebagai Kapolda Maluku menggantikan Irjen Pol Lotharia Latif beberapa hari lalu.

Saat ini tugas Kapolda Maluku memang masih ditangani Irjen Pol Lotharia Latif lantaran belum ada serah terima jabatan.

Di tengah momen menunggu pergantian atau serah terima jabatan Kapolda Maluku dari Irjen Pol Lotharia Latif ke Irjen Eddy Sumitro terjadi peristiwa yang kurang elok di tubuh instansi kepolisian.

Bentrok antara oknum anggota Brimob vs Polisi yang bertugas di Polres Tual Maluku terjadi, Minggu (28/7/2024) malam.

dilansir dari Tribun Ambo, dalam bentrokan Brimob vs Polisi ini terdengar adanya letupan tembakan.

Hal ini terkonfirmasi dari video yang beredar terkait bentrokan personel Brimob vs Polisi itu.

Baca juga: Brimob Serang Polres Tual Maluku, Ada Letupan Tembakan Dipicu Razia Knalpot Racing

Suasana bentrok Brimob vs Polisi di Kota Tual, Maluku, Minggu (28/7/2024) malam.
Suasana bentrok Brimob vs Polisi di Kota Tual, Maluku, Minggu (28/7/2024) malam. (ist)

Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Aries Aminnullah saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, terjadi penyerangan sejumlah personel Brimob terhadap anggota Polres Kota Tual yang dipicu salah paham.

Kejadian bermula saat aparat Polres Kota Tual tengah melakukan patroli disiplin lalu lintas.

Saat razia, ada seseorang yang diamankan, sementara salah seorang temannya berhasil kabur.

Tak berselang lama, datang puluhan orang yang langsung menyerang personel kepolisian.

"Ada patroli, trus ada razia knalpot racing, kemudian ada yang diamanakan, namun ada yang lari melaporkan kejadian teman temannya tiga puluh orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob," jelas Kombes Pol. Aries, Minggu malam.

"Kemudian terjadi penyerangan itu," imbuhnya.

Menurutnya, kondisi sudah mulai kondusif, namun belum diketahui dampak kejadian itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved