Vaksin HPV
Dinkes Sulsel: Vaksin HPV Cegah Kanker Serviks Tersedia di Puskesmas Secara Gratis
Vaksinasi HPV adalah program imunisasi untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus. Vaksin ini gratis di puskesmas.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kanker Serviks masih ancaman serius bagi perempuan di Indonesia.
Dilansir dari kemkes.go.id. setiap tahun sekitar 36.000 perempuan didiagnosa mengidap Kanker Serviks, dengan lebih dari 70 persen kasus berada pada stadium lanjut.
Pada tahun 2020 Kanker Serviks menyebabkan kematian pada 21.000 perempuan di Indonesia.
Angka menjadikannya jenis kanker penyebab kematian terbesar kedua pada perempuan di Indonesia.
Di Sulsel sendiri, vaksin HPV terus disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel.
Bahkan vaksin HPV tersedia gratis di Puskesmas.
Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Guru dan Nakes Dilatih Kampanye Vaksin HPV
Vaksinasi HPV adalah program imunisasi untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus.
"Vaksin serviks, ini bagus karena bisa mencegah kanker serviks. HPV bagus untuk ibu dan remaja dan itu gratis di Puskesmas," jelas Kepala Dinkes Sulsel Ishaq Iskandar pada Senin (29/7/2024).
Data pada tahun 2023, jumlah anak yang sudah diberikan vaksin HPV dosis 1 mencapai 66.274 anak.
Sementara HPV dosis 2 mencapai 8.446 anak khusus di Makassar.
Kadinkes Sulsel tak menampik adanya kasus kanker serviks di Sulsel.
Meski begitu, Ishaq mengaku ketersediaan vaksin HPV tercukupi pada fasilitas Kesehatan.
"Sejauh ini cukup. Ada supply dari Kemenkes. Cakupan kita masih dibawah 60 persen," kata Ishaq.
Ishaq mengaku vaksinasi HPV terhadap anak SD dapat dijamin aman.
Sebab telah melalui rangkaian uji coba dan diformulasikan khusus untuk menjaga Kesehatan anak.
"Kita harapkan memang jangan terlambat, kita bisa lakukan penanganan terbaik," jelas Kepala Dinkes Sulsel ini.
Kenali Vaksin HPV
Vaksinasi ini bermanfaat untuk mencegah kanker di area kelamin dan organ reproduksi, seperti kanker serviks dan kanker penis.
HPV adalah virus penyebab kutil kelamin dan kanker di organ kelamin.
Contohnya seperti kanker serviks, vulva, vagina, penis, dan anus.
Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual.
Vaksinasi HPV dapat dilakukan pada kelompok usia tertentu.
Vaksin HPV bekerja lebih baik jika diberikan sebelum terpapar virus HPV.
Khususnya ketika masih anak-anak dan belum aktif berhubungan seksual.
Maka dari itu, vaksin HPV idealnya diberikan kepada anak usia 9–14 tahun.
Pada anak-anak, vaksin HPV perlu diberikan sebanyak 2 kali dengan jeda 6–12 bulan.
Sementara remaja dan dewasa, vaksin HPV dapat diberikan kepada orang dewasa yang belum menerima atau belum mendapatkan vaksin HPV secara lengkap ketika masih anak-anak. Vaksin HPV bisa diberikan kepada remaja usia 15 tahun hingga orang dewasa. (*)
| Menuju Musda Golkar Sulsel, Podcast Tribun Timur Kupas Siapa Paling Layak Jadi Ketua |
|
|---|
| Resmob Polres Sinjai Gerebek Sabung Ayam di Tellulimpoe, Pelaku Kabur Sebelum Petugas Tiba |
|
|---|
| Camat: 1 Jam Sampah Ujung Tanah Sudah Harus Terangkut |
|
|---|
| Profil Budiawan Kapolsek Tanete Riattang, Pernah Tugas Bulukumba, Soppeng, Lutra, Enrekang, Palopo |
|
|---|
| Pete-pete Laut Launching Mei 2026, Layanan Transportasi Antarpulau di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Sulsel-Ishaq-Iskandar-0000.jpg)