Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hamzah Haz Meninggal

Sosok dan Sepak Terjang Hamzah Haz : Dari Aktivis, Dosen Hingga Jadi Wapres RI

Hamzah Haz merupakan Wakil Presiden ke-9 RI yang mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri masa jabatan 2001-2004 meninggal dunia, Rabu (24/7/2024).

Tayang:
Editor: Alfian
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Presiden Megawati Soekarnoputri, didampingi Ketua Umum PPP Hamzah Haz, tersenyum kepada sejumlah wartawan seusai membuka Muktamar V Partai Persatuan Pembangunan di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (20/5/2003) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar duka, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Hamzah Haz meninggal dunia.

Kabar duka wafatnya Hamzah Haz telah dikonfirmasi Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan atau PPP, Arwani Thomafi.

Mantan Wapres RI, Hamzah Haz meninggal dunia pada usia 84 tahun, Rabu (24/7/2024).

Hamzah Haz merupakan Wakil Presiden ke-9 RI yang mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri masa jabatan 2001-2004.

Ketua Umum PPP (1998-2007) ini sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan (Menko Kesra dan Taskin) dalam Kabinet Presiden Abdurrahman Wahid dan Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM (1998-1999) pada masa Presiden BJ Habibie.

Politiskus PPP ini sukses meraih kursi RI-2 sebagai Wakil Presiden ke-9 melalui pemilihan tiga tahap.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Wapres RI Hamzah Haz Meninggal Dunia

Hamzah Haz pada 26 Juli 2001 resmi mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri hingga masa jabatan 2004.

Pria kelahiran Ketapang, Kalbar pada 15 Februari 1940 ini sejak remaja sudah aktif berorganisasi. Lulus dari SMEA sempat menjadi wartawan surat kabar Bebas di Pontianak, kemudian pindah ke Yogyakarta.

Selama kuliah di Yogyakarta, ia juga mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Kembali ke Pontianak, ia meneruskan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura hingga lulus.

Karier politiknya dimulai dari menjadi Ketua KAMI Konsulat Pontianak dan mewakili angkatan 66 di DPRD Kalimantan Barat.

Kemudian, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPW Nahdlatul Ulama (NU) Kalbar, sebelum akhirnya menjadi anggota DPR RI sejak 1971.

Kiprahnya di parlemen mewakili NU membawanya terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selama dua periode (1998–2003 dan 2003–2007).

Pada masa reformasi, masa kepemimpinan Presiden BJ Habibie, Hamzah Haz ditunjuk menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM, namun pada 10 Mei 1999, ia mengundurkan diri sebagai menteri karena menjadi juru kampanye partainya, PPP.

Pada masa Presiden Abdurrahman Wahid, ia kembali menjadi menteri yaitu sebagai Menko Kesra dan Taskin pada 29 Oktober 1999, namun kembali ia mengundurkan diri sebagai menteri pada 26 November 1999.

Puncak karier politik penerima gelar Doctor Honoris Causa dari The American World University ini adalah saat dirinya terpilih sebagai Wakil Presiden ke-9 RI  pada 26 Juli 2001.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved