BASAsulsel Wiki Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar dan Program Kamus Masuk Sekolah
Peluncuran itu dilakukan di Aula Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (23/7/2024).
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - BASAsulsel Wiki bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi (BBP) Sulawesi Selatan (Sulsel) luncurkan Kamus digital bahasa Makassar dan program kamus masuk sekolah.
Peluncuran itu dilakukan di Aula Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (23/7/2024).
Dalam peluncuran tersebut, turut hadir Konsulat Jendral Amerika Serikat Untuk Indonesia Christoper Green, Pj Bupati Takalar Setiawan Aswad dan Sekertaris Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan SulSel Andi Asriady Sulaiman.
Manager Program BASAsulsel Wiki Ita Masita Ibnu mengatakan, hadirnya Kamus Digital Bahasa Makassar melalui BASAsulsel Wiki menjadi penting sebagai pemberdayaan masyarakat agar terbiasa menggunakan bahasa daerah di era digital modern.
"Kamus digital membantu masyarakat dalam mendokumentasikan dan mengembangkan bahasa Makassar sebagai salah satu kekayaan masyarakat Sulawesi Selatan, yang patut kita banggakan dan lestarikan," katanya setelah peluncuran.
Program Kamus Masuk Sekolah, kata Ita, bertujuan untuk mengenalkan BASAsulsel Wiki untuk menunjang keliterasian siswa mulai dari tingkat dasar hingga menengah.
Program itu mengenalkan kemahiran merujuk (reference skill) kepada siswa agar dapat menentukan rujukan yang tepat dalam mengakses berita dan informasi.
"Bahasa Makassar sendiri termasuk salah yang mulai jarang dituturkan, karena kebanyakan orang terutama di wilayah urban cenderung berbahasa Indonesia namun dengan dialek Bugis dan Makassar," ujarnya.
"Semoga dengan Program Kamus Masuk Sekolah, Bahasa Makassar mulai diperkenalkan dan dipergunakan di tiap jenjang pendidikan mulai dari SD hingga tingkat SMA hingga perguruan tinggi," tambah dia.
Ia berharap anak muda khususnya yang ada di Kota Makassar bangga menggunakan bahas sendiri.
"Kami berharap masyarakat Sulawesi Selatan terkhusus anak muda bangga menggunakan bahasa ibunya sendiri," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sulsel Ganjar Firmansyah mengapresiasi akan hal itu.
Pasalnya, berjalannya kedua program tersebut, kata Ganjar, dapat memberi hal baru dalam pengajaran literasi.
"Kamus digital bahasa daerah dan program Kamus Masuk Sekolah ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengenalkan kamus, baik Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) maupun kamus berbahasa daerah," katanya.
Tak hanya itu, kata Ganjar, pemanfaatan kamus tersebut untuk memperkaya kosakata yang menunjang keliterasian khususnya para peserta didik.
"Dengan mengenal kamus lebih akrab, mereka juga jadi lebih sadar betapa kayanya kosakata dan daya ungkap bahasa Indonesia dan bahasa daerah kita," jelasnya.
Dialog Kebijakan 2 Wikithon: Kesehatan Mental dan Aksi Kolektif Pemuda |
![]() |
---|
Buku Menuju Lansia Bahagia Karya Prof Hasbi, Panduan Hidup Bahagia Sehat Jiwa Raga Sepanjang Hayat |
![]() |
---|
Sosok Douglas Laskowske/A Makkuraga,WNA Lahir di Makassar Beri Kamus Bugis-Inggris-Indonesia ke JK |
![]() |
---|
Momen Douglas Laskowske Hadiahkan Kamus Bugis-Inggris-Indonesia ke Jusuf Kalla dan Prof Zudan |
![]() |
---|
Stikes Kamus Arunika Palopo Sulsel Latih Mitigasi Panyintas Banjir-Longsor Bajo Barat Luwu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.