Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral Makassar

Viral Masjid Fatimah Umar Dijual, PWNU Sulsel Minta Wapres JK Turun Tangan

Masjid seluas 381 meter itu terletak di Jl.Komp. BTN Makkio Baji, Bangkala, Kec. Manggala, Kota Makassar.

|
Penulis: M Yaumil | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Anre Gurutta Haji (AGH) Baharuddin Shafa (peci putih) bersama perwakilan PBNU di  Konferensi Wilayah (Konferwil) XIV di UIN Hotel dan Conventions Center, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Kamis (30/5/2024) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Selatan (Sulsel) merespon viral Masjid Fatimah Umar ingin dijual pemiliknya.

Masjid seluas 381 meter itu terletak di Jl.Komp. BTN Makkio Baji, Bangkala, Kec. Manggala, Kota Makassar.

Masjid yang sudah berdiri sekira 30 tahun itu dimiliki oleh Hilda Rahaman.

Bukan hanya itu, tanah dibelakang masjid juga akan dijual dengan total harga Rp 2,5 miliar.

Merespon hal itu, PWNU Sulsel menawarkan solusi.

Agar masalah ini bisa terselesaikan dengan baik.

Ketua Rais Syuriyah PWNU Sulsel Anre Gurutta Haji (AGH) Baharuddin Shafa mengatakan bahwa soal masjid ini bisa ditangani Dewan Masjid Indonesia (DMI) pusat.

Bahkan ulama Sulsel itu meminta agar Ketua DMI Pusat Jusuf Kalla turun tangan menyelesaikan polemik itu.

“Dan saya kira sekarang bisa ditangani oleh DMI, DMI kan kita punya kota maupun provinsi kalau perlu sampai pusat pak JK (Jusuf Kalla), harus tahu pak JK masalah ini karena masjid ini,” katanya kepada tribun timur, Selasa (16/7/2024).

Selain itu, solusi lain bisa dengan gotong royong.

Artinya pembebasan tanah milik Hilda Rahman itu dibeli dengan cara donasi masyarakat luas.

Masjid ini viral di sosial media.

Mendapatkan respon positif dari masyarakat luas untuk memberikan donasi.

“Terkahir artinya bisa mereka dibantu untuk dibeli kembali masjid itu, bersama-sama kita semua kalau memang mau di jual,” ujar Ketua PWNU Sulsel itu.

“Saya kira itu jalan keluarnya kalau memang tidak mau mewakafkan, seperti yang pernah dilakukan orang tuanya,” tandas AGH Baharuddin Shafa.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved