Timnas Indonesia
Indonesia vs Filipina: Ogah Anggap Remeh Lawan
PELATIH Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri optimistis Garuda Muda bisa melaju sampai babak final.
"Saya Percaya diri main di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ini kota kelahiran saya. Target khusus, tentunya ingin juara di Piala AFF kali ini," kata Toni Firmansyah dikutip dari Surya.co.id.
Meski tidak mudah, Toni Firmansyah cukup percaya diri melihat persiapan yang sudah dilakukan. Tim dikatakannya sudah memiliki chemistry cukup baik setelah melewati pemusatan latihan cukup panjang.
"Tidak ada kendala, semua saling support. Tentunya akan menampilkan permainan yang terbaik di Piala AFF ini," katanya.
Pelatih Indonesia U19, Indra Sjafri melihat kualitas tim yang lebih baik dari generasi Evan Dimas dulu, sehingga Indra Sjafri yakin, timnas Indonesia U19 akan bisa kembali mengukir prestasi di turnamen yang kini berganti nama menjadi ASEAN U-19 Boys Championship.
Gelaran ASEAN Cup U-19 jadi momentum Indra Sjafri kembali menunjukkan kualitas bersama Timnas Indonesia di level kelompok umur. Kali ini, pelatih asal Sumatera Barat tersebut bakal kembali menjadi pelatih Timnas U-19 Indonesia pada gelaran ASEAN Cup U-19 2024.
Indra bukanlah sosok asing bagi sepak bola Indonesia, khususnya bersama tim nasional level kelompok umur.
Pelatih berusia 61 tahun tersebut punya catatan gemilang saat mengasuh Timnas Indonesia di level kelompok umur. Namanya dikenal publik pertama kali usai membawa Indonesia jadi juara Piala AFF U-19 2013 turnamen yang saat ini berganti nama ASEAN Cup U-19.
Saat itu, Timnas U-19 Indonesia digawangi oleh generasi Evan Dimas dan generasi pemain seangkatannya.
Kesempatan berikutnya mengasuh Timnas U-19 Indonesia datang pada periode 2017-2018.
Pelatih kelahiran Pesisir Selatan tersebut berhasil membawa Timnas U-19 Indonesia ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018.
Sayang, mimpi ke Piala Dunia U-20 2019 harus kandas usai tim asuhan Indra Sjafri kalah dari Jepang yang dimotori oleh Takefusa Kubo dan Hiroki Ito. "Ini kesempatan ketiga kali kalau tidak salah saya pegang tim nasional yaitu 2013 dengan U-19," ujar Indra Sjafri dikutip dari Kompas.com.
"Setelah itu 2019 saya pegang tim nasional juga, saya pegang Piala Asia waktu itu 8 besar dan tinggal selangkah lagi lolos Piala Dunia tapi kita kalah lawan Jepang,” tutur Indra Sjafri.
Pada kesempatan ketiganya bersama Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri berani mematok target tinggi. Pelatih yang bawa Timnas U-22 Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 tersebut yakin bisa memberikan hasil terbaik bagi sepak bola tanah air.
“Kali ini ketiga, saya berharap bisa memberikan lagi yang terbaik kepada sepak bola Indonesia,” imbuhnya.
Keyakinannya tersebut bukannya tanpa dasar. Pelatih berusia 61 tahun tersebut mengaku bahwa skuadnya saat ini jauh lebih baik dari generasi Evan Dimas dan kawan-kawan pada 2013 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ASEAN-U-19-Boys-Championship-2024.jpg)