Job Fair Maros 2024
Job Fair Maros Sulsel Sepi Peminat
Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Tk) menggelar job fair atau bursa kerja di gedung MPP.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Tk) menggelar job fair atau bursa kerja di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (27/6/2024).
Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari.
Namun, pada hari pertama, job fair nampak sepi peminat.
Acara pembukaan hanya dihadiri puluhan pencari kerja, selebihnya pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perusahaan menawarkan lowongan pekerjaan.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Nuryadi mengklaim panitia telah mengatur jadwal pembukaan acara dengan kedatangan peserta pencari kerja.
“Karena kalau tahun lalu itu bersamaan dengan acara pembukaan dengan peserta, dan sangat padat. Makanya kali ini diumumkan agar peserta datang diatas jam 10.00 Wita,” katanya.
Nuryadi mengatakan, hari ini ada 633 lowongan pekerjaan yang disediakan 26 perusahaan.
Baca juga: 2 Hari Job Fair Bakal Hadir di Maros Sulawesi Selatan, 27-28 Juni 2024
Dari 633 lowongan pekerjaan yang terbuka, satu persen dikhususkan untuk disabilitas.
Ia mengatakan, ini hanya berlaku bagi perusahaan yang telah menyerap 100 orang pekerja
“Jika perusahaan sudah berkaryawan 1.000 orang berarti harus merekrut 10 orang disabilitas, kalau 100 yah satu orang,” jelasnya.
Namun saat ini masih banyak perusahaan yang belum memahami aturan tersebut.
“Tahun ini Dinas ketenagakerjaan telah berdiri sendiri maka akan ada bidang yang mengevaluasi perusahaan yang tidak menaati aturan,” imbuhnya.
Jika perusahaan tidak menaati aturan tersebut maka izin operasional perusahaan tersebut akan ditarik.
Sementara itu Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan job fair ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.
“Sebuah langkah untuk mempercepat capaian visi misi Bupati-Wakil bupati untuk menyiapkan 20.000 akses peluang kerja,” tuturnya.
Ia juga mengatakan saat ini geliat investasi di Maros sedang mengalami peningkatan.
“Tahun kemarin peningkatannya mencapai sekitar Rp700 miliar,” ujarnya.
Kemudian triwulan pertama di 2024 Maros masuk lima kabupaten yang mengalami akselerasi tinggi percepatan investasi daerah.
“Lima kabupaten itu yakni Makassar, Luwu, Luwu Timur, Gowa dan Maros,” sebutnya.
Mantan Kadis DLH itu juga mengatakan dari tahun 2022 ke 2023 angka pengangguran di Maros menurun.
Khusus tingkatan pendidikan SD yang dapat tingkat pengangguran 4 persen.
“SMP 0,92 persen, SMA 8,15 persen, Strata 1, 2,54 persen,” rincinya.
Sementara pada 2023 SD 1,79 persen, SMP 3,36 persen, SMA 5,48 persen dan Strata 1, 4,99 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-job-fair-hari-pertama-000.jpg)