Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Bolehkah Pakai Bahasa Indonesia saat Berdoa Ketika Sujud? Penjelasan UAS

Sujud adalah waktu yang paling baik atau mustajab untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Editor: Hasriyani Latif
PEXELS/ALENA DARMEL
Ilustrasi - 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bolehkah pakai Bahasa Indonesia saat berdoa kepada Allah SWT Ketika ujud dalam salat?

Berdoa pakai Bahasa Indonesia atau bahasa di luar Arab kerap jadi pertanyaan umat Islam.

Terkhusus berdoa ketika sujud dalam salat.

Pada dasarnya doa itu bisa dipanjatkan kapan saja dan di mana saja.

Namun ada waktu-waktu tertentu yang dianjurkan untuk berdoa, karena pada waktu tersebut doanya lebih cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Baca juga: Doa Khitan untuk Keselamatan Anak: Arab, Latin, dan Artinya

Waktu-waktu tersebut juga dikenal dengan istilah waktu mustajab doa.

Sujud adalah waktu yang paling baik atau mustajab untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Anjuran untuk memperbanyak doa dalam sujud ketika menunaikan ibadah salat ini juga disebutkan dalam beberapa hadis.

Oleh sebab itu, tak jarang melihat umat muslim ada yang sedikit memperlama durasi sujudnya untuk berdoa pada Allah SWT, khususnya di waktu sujud terakhir.

Akan tetapi timbul pertanyaan, jika kita ingin memanjatkan doa dalam salat, bahasa apa yang sebaiknya digunakan?

Seperti diketahui, lafadz bacaan dalam salat seluruhnya menggunakan Bahasa Arab.

Selain Al-Fatihah dan surah-surah pendek, beberapa di antara bacaan salat bahkan ada yang merupakan ayat-ayat suci Alquran.

Namun kendalanya, tak semua dari kita mampu menghafal doa-doa khusus yang sudah disusun dalam Bahasa Arab.

Lantas, apa boleh jika doa yang kita panjatkan saat sujud ini menggunakan bahasa yang kita pahami, misalnya seperti Bahasa Indonesia?

Hukum berdoa saat sujud dalam salat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved