Tanri Abeng Meninggal
Insight Indonesia: Pak Tanri Abeng Sosok Sangat Profesional dan Disiplin
Tanri Abeng menteri BUMN pertama Indonesia (1998-1999) meninggal di RS Medistra, Jakarta, Minggu (23/6/2024) dini hari.
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "Indonesia kehilangan sosok profesional, disiplin dan empowering leadersnya. Pak Tanri Abeng guru dan role model kita," kata Founder & Director of Insight Indonesia, Leadership & Executive Coach Fauziah Zulfitri PCC, saat dimintai kesan atas sosok almarhum Tanri Abeng MBA, Minggu (23/6/2024) pagi.
Tanri Abeng (1942-2024), menteri BUMN pertama Indonesia (1998-1999) meninggal dunia, di RS Medistra, Jakarta, Minggu (23/6/2024) dini hari.
Jenazah pendiri President University itu, hingga pukul 07.00 Wita pagi ini masih disemayamkan di kediamannya Jl Simprug Golf XIII No. 19, Jakarta Selatan.
Fauziah menyebut, terakhir bertemu Tanri Abeng dan Kartika dalam acara Makassar Leader Summit 2023, 27 November 2023 lalu.
Saat itu, Fauziah jadi salah satu moderator dimana Tanri Abeng, Jusuf Kalla, dan sejumlah inspiring people di acara gagasan PSMS dan Asosiasi Pengusaha Indonesia.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia di Usia 82 Tahun
Menurutnya, almarhum Tanri Abeng sejak dekade 1990 hingga 2000-an, banyak mengilhami anak muda Indonesia untuk jadi profesional leaders, bidang bisnis.
"Pak Tanri sangat patut jadi role model kita semua, pemimpin yang fokus bukan hanya pada hasil tapi punya strategi yang sangat baik dalam mengelola people." ujar Fauziah.
Fauziah mengaku mendapat kabar duka ini langsung dari sahabatnya, Kartika Tanri Abeng.
"As human being .. he is a loving husband and a very caring father to all his childrens."
Tanri ditunjuk pertama kali sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sejak tanggal 6 Mei 2015 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) No.SK-60/MBU/05/2015 tanggal 6 Mei 2015 dan ditetapkan sebagai Komisaris Independen merangkap Komisaris Utama sejak 14 November 2016 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) No.SK-254/MBU/11/2016 tanggal 14 November 2016.
Dilansir dari wikipedia, Tanri Abeng dilahirkan di sebuah desa di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan.
Pada usia 10 tahun kedua orangtuanya meninggal dan ia dikirim untuk tinggal dengan kerabat di Makassar (dahulu Ujungpandang).
Setelah menyelesaikan pendidikan SLA di Ujungpandang, ia sempat berangkat ke Amerika Serikat dalam program American Field Service (AFS) Exchange program.
Baca juga: Sosok Tanri Abeng : Menteri BUMN Pertama, Putra Selayar Sulsel Ekonom Andal Unhas dan Aktivis HMI
Selanjutnya ketika ia pulang kembali ke Makassar, ia melanjutkan sekolahnya di Universitas Hasanudin sampai tingkat 5, pendidikannya dilanjutkan ke Graduate School of Business Administration, di Universitas New York, Amerika Serikat hingga mendapatkan gelar MBA.
Kemudian ia mengikuti program management training Union carbide Amerika serikat.
Setelah selesai, ia ditempatkan di Jakarta sebagai Manager Keuangan perusahaan tersebut (1969-1979).
Kariernya terus menanjak sampai akhirnya ia menjadi Direktur PT Union-Carbide Indonesia.
Selain itu, ia juga menjadi Direktur Agrocarb Indonesia, Direktur Karmi Arafura Fisheries (1971-1976) dan pada tahun 1977-1979, ia merangkap sebagai manager pemasaran Union Carbide Singapura.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Tanri-Abeng-menteri-BUMN-pertama-Indonesia-1998-1999-meninggal.jpg)