Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Piala Euro 2024

Semarak Piala Euro dan Sejarah 'Kampung Bola' di Jl Titang Makassar

Tak seperti hari biasanya, rumah-rumah warga di jalan tak jauh dari Jl Veteran Utara, Makassar, Sulawesi Selatan ini, tampil berbeda.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Muslimin Emba/Tribun Timur
Bendera berbagi negara Piala Euro berkibar di Kampung Bola Jl Titang, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (19/6/2024) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada pemandangan berbeda di Jl Titang, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (19/6/2024) sore.

Tak seperti hari biasanya, rumah-rumah warga di jalan tak jauh dari Jl Veteran Utara ini, tampil berbeda.

Hampir semua rumah-rumah warga di Jl Titang menjulang bambu yang dijadikan tiang bendera.

Ada ragam bendera dikibarkan. Mayoritas negara Eropa.

Mulai dari Jerman atau Germani, Spanyol, Polandia, Belanda, Italia, Kroasia, Prancis, Albania hingga Belgia menghiasi bagian depan rumah warga.

Rupanya, kehadiran bendera-bendera itu sengaja dipasang warga untuk memeriahkan perhelatan Piala Euro 2024.

Kekompakan warga itulah yang menjadikan Jl Titang pun dikenal sebagai 'Kampung Bola'.

Sematan melekat sejak Piala Dunia Tahun 1998.

"Jadi kebiasaan ini diawali pada Piala Dunia Tahun 1998, kita warga kompak nonton bareng hingga pasang negara jagoan masing-masing," kata tokoh masyarakat setempat, Andi Parawansa.

Saat itu, lanjut Parawansa, yang menjadi negara favorit juara masih dipegang oleh Belanda, Jerman, Inggris, hingga Italia.

"Kurang lebih ada enam negara yang favorit, tapi masuk Piala Eropa sudah mulai ramai, sudah masuk Italia," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Parawansa, euforia Piala Dunia yang terus berlanjut sempat dihadiri pucuk pimpinan pemerintahan skala provinsi hingga wali kota.

Yaitu, saat Syahrul Yasin Limpo (SYL) masih menjabat Gubernur Sulsel.

SYL kata Parawansa pernah hadir langsung di Jalan Titang untuk nonton bareng (nobar) bersama warga.

"Pernah kita hadirkan Gubernur Sulsel, SYL dan Wali kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) waktu itu nonton bareng. Yang main waktu itu Jerman melawan Belanda," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved