Bukan Dicuri, Brankas Dokumen Penting Disnaker Sulsel Ternyata Dijual Staf dan Sekuriti
Brankas berisi dokumen penting Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan dicuri ke Polsek Tamalanrea, Makassar.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Brankas berisi dokumen penting Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan dicuri ke Polsek Tamalanrea, Makassar.
Brankas kantor berlokasi di Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar itu, dilaporkan hilang, Minggu (9/6/2024).
Personel Polsek Tamalanrea dipimpin perwira pengawas Aipda Dominggus dan SPKT pun mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf mengatakan, aksi pencurian itu terjadi Jumat pekan lalu.
Namun, kejadian ini baru dilaporkan dua hari setelah kejadian.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, brankas itu ternyata dicuri staf berinisial YST dan sekuriti kantor, PR.
"Awalnya pelaku YST melihat tumpukan kertas di dalam gudang sehingga meminta kepada lelaki PR untuk mencarikan pembeli," kata Kompol Muhammad Yusuf kepada wartawan, Selasa (11/6/2024).
Setelah itu, PR lanjut Yusuf, pun menghubungi pria berinisial Y yang bekerja sebagai pembeli kertas bekas.
Y pun datang ke kantor Disnaker Sulsel dengan menggunakan mobil pick up untuk mengangkut kertas tersebut.
"Sesampai di kantor Disnaker (Jumat) pelaku YST membuka ruangan menggunakan kunci yang dipegang kemudian mengeluarkan kertas dari dalam gudang ke atas mobil Y," ujarnya.
Setelah selesai, kata Yusuf, YST menawarkan brankas kepada Y.
Baca juga: Modus Pencuri Beras di Mandai Maros, Pelaku Pura-pura Cari Orang Tua Korban
Namun karena Y sendirian, ia pun meminta waktu untuk mengambil brankas tersebut pada Minggu (9/6/2024).
"Y datang kembali (hari Minggu) ke Disnaker untuk mengambil brankas tersebut, karena brangkas berat sehingga YST dan PR serta Y menyeretnya keluar sampai ke mobil Y," bebernya.
YST kata Yusuf, menjual brankas itu ke Y seharga Rp 450 ribu, kemudian hasilnya dibagi ke sekuriti PR sebesar Rp 150 ribu.
"Jadi pelaku merupakan staf dan security kantor Disnaker provinsi. Terhadap BB (barang bukti) sudah diamankan di kantor Polsek Tamalanrea beserta dengan penadahnya," tuturnya.
Berita pencurian lainnya:
Detik-detik Rumah Pengusaha Makassar Dibobol Maling, Aksi Terekam CCTV
Video Detik-detik pembobolan rumah pengusaha di Jl Athirah Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (11/5/2024) lalu.
Kejadian bermula saat rumah dalam kondisi sepi ditinggal keluar daerah pemiliknya.
Pelakunya satu orang terekam dan terekam masuk ke pekarangan rumah dengan memanjat pagar samping.
Setelah itu, pelaku masuk ke bagian samping sisi kiri rumah dan memanjat pagar besi lalu naik ke lantai dua.
"Dia masuk lewat tangga, kemudian panjat pagar dan naik ke lantai dua. Dari hasil rekaman CCTV," kata ponakan pemilik rumah, Jaelani Prasetya (31) ditemui di lokasi, Rabu (15/5/2024) sore.
Saat tiba di lantai rumah, lanjut Jaelani, pelaku masuk kamar pemilik rumah.
Ia lalu mengambil brankas berisikan perhiasan emas dan dibawa pergi menggunakan motor.
"CCTV dalam rumah menyaksikan itu, kemudian polisi dalam pengembangan. Pemilik rumah ada di luar kota," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah rumah mewah di Jl Athirah Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar, dibobol maling.
Penghuni rumah, Jaelani Prasetya (31) yang ditemui di rumahnya mengaku telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Panakkukang.
"Kejadiannya hari Sabtu sekitar pukul 7 malam (19.00 Wita), pelakunya satu orang," kata Jaelani Prasetya.
Saat kejadian, lanjut Jaelani, rumah itu dalam keadaan kosong.
"Kondisi itu malam sepi memang, dan ini rumah juga kosong," ujarnya.
Aksi pelaku lanjut dia, terekam kamera CCTV dalam rumah dan kamera tetangga.
"Ini rumahnya om, latar belakangnya pengusaha," ucapnya enggan menyebut identitas pemilik rumah.
Akibat pencurian itu, sebuah brankas berisikan perhiasan raib dibawa kabur pelaku.
Taksiran kerugian dialami, kata Jaelani diperkirakan mencapai Rp 300 juta.
Sosok Pemilik Emas Senilai Rp6 Miliar Dibobol Maling di Makassar
Sosok pemilik emas senilai Rp6 miliar dibobol maling di di Komplek Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ialah Kastumuni Harto (63).
Korban merupakan dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Diketahui, brankas berisi emas miliknya senilai Rp 6 miliar dibawa kabur kawanan maling.
Brankas itu berisikan 21 potong emas antam, tiga potong emas batangan 100 gram, tiga gelang Dubai 160 gram.
Lima potong gelang Dubai kecil 135 gram, dua gelang Dubai 70 gram, 33 emas garancong 200 gram, gelang emas 60 gram, berlian gelang 11 potong 150 gram.
Cincin biasa dan berlian Dubai 150 gram emas bros satu stel 100 gram, emas bros kendari tujuh potong 130 gram satu sertifikat, satu stel emas putih berlian, BPKB mobil 2 buah, kalung emas 3 buah 57 gram dan mainan kalung 6 potong 45 gram.
Demikian disampaikan Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika.
Benny mengungkapkan tiga pelaku masing-masing bernama Ade Rezky (34), Rahman Arsyad (30), dan Asdi (36), warga Jl Andi Tadde, Kecamatan Tallo, Makassar.
Ia membeberkan pengakuan salah satu pelaku bernama Ade Rezky saat diinterogasi personel Resmob Polda Sulsel.
"Ade menerangkan awalnya ia seorang diri berputar-putar dan mencari rumah kosong di sepanjang Jl Minasa Upa," kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2/2024) siang.
Salah satu rumah disambangi adalah milik Kastumuni Harto.
"Dan menemukan rumah korban sambil mengucapkan salam dan tidak ada jawaban dari dalam rumah," ujarnya.
Setelah memberi salam dan tidak mendapatkan jawaban, Ade lanjut Benny, pun mencungkil pintu rumah.
"Ia pun mengeluarkan obeng kemudian mencungkil pintu rumah korban dan memeriksa kamar utama korban dan menemukan brankas tersebut," bebernya.
Setelah menemukan brankas korban, Ade mencoba mengangkat.
Namun, brankas itu dianggapnya terlalu berat.
Ade pun kembali ke rumahnya dan memanggil dua temannya Ihsan dan Addi untuk ke rumah korban.
"Ade menerangkan setibanya di rumah korban ia pun bertiga kembali masuk ke kamar korban dan menyeret brankas tersebut sampai di depan pintu rumah korban dan mengangkatnya menggunakan sepeda motor honda Scoopy," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Kawanan pembobol rumah dosen di Kota Makassar, ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel.
Dosen itu diketahui mengajar di Kampus Unhas bernama Kastumuni Harto (63) warga Kecamatan Rappocini, Makassar.
Ada total lima orang yang diamankan, tiga diantaranya merupakan pelaku.
Ketiga pelaku ARI alias Ade (34) dan RA alias Ihsan (36) dan AS alias Addi (27) warga Jl Andi Tadde, Kecamatan Tallo, Makassar.
"Penangkapan berlangsung di dua lokasi," kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika kepada tribun, Jumat (16/2/2024) siang.
Lokasi penangkapan pertama lanjut Benny, di Jl Rajawali Lorong 13 B Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.
Lalu lokasi kedua di Jl Gunung Latimojong (kios Hollywood) Kelurahan Maradekaya Selatan, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.
Sementara itu, Panit 2 Opsnal Resmob Polda Sulsel Ipda Abdillah Makmur mengatakan, dari lima orang yang diamankan, tiga merupakan pelaku langsung.
"Lima diamankan, tiga pelaku langsung," kata Ipda Abdillah Makmur.
Total kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp 6 miliar.
Pasalnya pelaku menggasak brankas korban yang berisi beberapa jenis perhiasan emas termasuk emas batangan.(*)
| UNM Peringkat 1 Proposal Terbanyak Lolos Pendanaan BIMA 2026 Kategori LPTK |
|
|---|
| Indahnya Toleransi, 4 Mahasiswi Non Muslim Wisuda di UMI Makassar |
|
|---|
| Pengamat Transportasi Nilai Sulsel Butuh Radial Road |
|
|---|
| Lawan Borneo FC, Ahmad Amiruddin Tekankan ke Pemain Tunjukkan Identitas PSM Makassar |
|
|---|
| Aktivis Desak Polda Sulsel Tuntaskan Dugaan Korupsi DAK Parepare Rp6,3 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-personel-Polsek-Tamalanrea-mendatangi-lokasi-pencurian099.jpg)