Bone Dapat Jatah 66 Ribu Ton Pupuk Subsidi Tahun 2024
Adapun rinciannya, sebanyak 40 ribu ton urea dan 26 ribu ton pupuk Nitrogen Pospor Kalium (NPK).
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBONE.COM, BONE- Alokasi pupuk subsidi jenis Urea di Kabupaten Bone untuk tahun 2024 sebanyak 66 ribu Ton.
Adapun rinciannya, sebanyak 40 ribu ton urea dan 26 ribu ton pupuk Nitrogen Pospor Kalium (NPK).
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Bone, Andi Asman Sulaiman mengaku alokasi tersebut tersebar di 24 Kecamatan.
"Iya, rata-rata ribuan Ton di setiap Kecamatan. Dan kami juga ajukan sekitar 100 ribu ton untuk tambahan," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Minggu (2/6/2024).
Ia melanjutkan, untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi jenis Urea yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Bone yakni sebesar Rp2.250 per kilogram.
"Kalau harga per sak nya itu di angka Rp112.500 isi 50 kilogram," lanjutnya.
Kemudian, pupuk subsidi jenis NPK seharga Rp2.300 per kilo dan Rp115 ribu per sak (50 kilogram).
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi bagi perusahaan pupuk yang berani memainkan harga pupuk bersubsidi yang disalurkan pemerintah.
"Saat ini sudah ada dua distributor pupuk yang diberikan sanksi oleh Kementerian Pertanian karena berani memainkan harga pupuk di tingkat petani. Maka dari itu, jika ada pengecer pupuk yang main-main, kita akan cabut izinnya,"tegasnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan untuk tahun ini, Pemkab Bone mendapatkan bantuan sebesar Rp10.771.240.000 dari Kementiran Pertanian.
Dan pihaknya telah melakukan penyaluran bantuan reguler di empat Kecamatan.
Yakni Kecamatan Tellu Setting e, Dua Boccoe, Ajangale, dan Cenrana karena merupakan kawasan yang sering terdampak bencana.
"Bantuan tersebut berupa 53 ton pupuk subsidi untuk 1.800 hektar sawah, pupuk non-subsidi 25 kilogram dengan nilai Rp300 ribu per zak. Bantuan benih padi reguler mencakup 1.000 hektar"ujarnya.
"Namun nantinya juga akan ada bantuan lain operasi lahan, pompanisasi, dan benih padi" ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan produksi pangan di Kabupaten Bone dapat terus meningkat dan masalah kelangkaan pupuk yang selama ini meresahkan para petani dapat teratasi. (*)
| Pamit Mandi di Sungai, Remaja Perempuan di Bone Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| Siapa La Pawawoi Karaeng Sigeri Raja Bone ke-31? Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|
| Sapi Kurban Luar Daerah Diperiksa Ketat saat Masuk ke Bone |
|
|---|
| Bocah 5 Tahun di Bone Terseret Arus Sungai Panyula, Ditemukan Meninggal Sejauh 1 Km dari Lokasi |
|
|---|
| Dua Pelaku Pencurian di Bone Dibekuk, Sasar Rumah Sepi dan Bobol Ventilasi, 1 Masih Pelajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pertanian-Bone-Andi-Asman-Sulaiman-kl.jpg)